Ustaz Yusuf Mansur Posting Video Sarah Gilbert Penemu AstraZeneca

·Bacaan 2 menit

VIVA – Ustaz Yusuf Mansur memposting video tentang pertandingan tenis di Wimbledon, London. Namun ada yang menjadi perhatian khusus pada video tersebut. Bukan soal pertandingan tetapi ada sosok profesor penemu vaksin.

Dia adalah Sarah Gilbert. Dalam video tersebut, Sarah yang menggunakan baju berwarna merah saat menonton pertandingan tenis itu diberikan tepuk tangan oleh seluruh warga dalam tempat itu.

Sarah merupakan profesor vaksinologi di Universitas Oxford, salah satu penemu vaksin AstraZeneca. Sarah menjadi perhatian karena menyerahkan seluruh hak patennya supaya tidak membayarnya.

Meskipun vaksin AstraZeneca bukan vaksin yang paling hebat tapi Sarah menghargai kehidupan dan kesejahteraan umat manusia yang menderita lebih dari nilai uang. Dia secara sukarela menyerahkan hak paten, dan harga vaksin paling murah didunia, hanya USD 2-3.

"Di ajang turnamen kelas dunia ini. sekalian diberikan aplus meriah buat salah 1 tim peneliti vaksin. Mbak Sarah Gilbert. luar biasa ya. Ayo jadi ilmuwan yang Agama wan dan agamawan yang ilmuwan. Yang enggak melulu soal ibadah individu tapi bermanfaat, berjiwa sosial dan lain-lain. Yang bermanfaat dunia akhirat," kata Yusuf yang dikutip VIVA dalam akun Instagramnya @yusufmasurnew, Senin 19 Juli 2021.

"Subhaanallaah, semoga Indonesia segera bisa begini. Sejarah ummat manusia sebumi. 1 rasa. semoga semua bersatu dan kita semakin banyak memetik hikmah di berbagai bidang," ucap dia.

Ustaz Yusuf Mansur juga berharap semoga semua warga tidak takut divaksin agar bisa menjalankan hidup tanpa pakai makser lagi.

"Semangat vaksin yuuuk. Bismillaah. Bahwa di ajang turnamen Wimbledon Inggris, penonton benar-benar dah ga pake masker. Ini sebab keberhasilan vaksin dan tetep prokesan di luar soal masker. Baca-baca gi dah, nyenengin. bisa munculin harapan," kata Yusuf Mansur.

Untuk itu, Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Quran Cipondoh Tangerang itu meminta kepada masyarakat agar mendoakan terus pemerintah pusat, pimpinan daerah dan siapapun agar tidak pusing dalam mengurus masyarakat Indonesia.

"Enggak salah dan enggak kesalahan. Makin bijak, makin bertanggung jawab, makin cakep, makin profesional, makin humanis, makin baek, maki bagus, makin cakep, makin berhasil. Mau belajar, mau denger, mau nerima saran dan kritik dan mau terus memperbaiki diri dan kinerja. Bismillah walhamdulillaah," katanya.

Dalam kesempatan itu, Yusuf Mansur berharap agar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali tidak diperpanjang lagi.

"Semoga ga perlu diperpanjang dah ya PPKM. Amien. Tapi, kita-kita ya disiplin semua berprokes. aaaamiin yaa Rabb," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel