Ustaz Zacky Mirza Dikabarkan Meninggal Dunia, Keluarga Histeris

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Ustaz Zacky Mirza sempat pingsan saat menjalani safari Ramadhan 2021 di Pekanbaru, Riau, Minggu (18/4/2021). Setelah mendapat perawatan, kondisinya kian membaik.

Sempat beredar kabar bahwa dai kondang ini meninggal dunia. Sang istri, melalui Instagram terverifikasi miliknya, Senin (19/4/2021), membantahnya.

"Saat ini ustadz @zackymirza_Udh sehat ya lg masa pemulihanBerita diluar tentang kabar duka itu tidak benar ya馃檹馃檹," tulis Shinta Tanjung.

Kaget

Ustaz Zacky Mirza. (Foto: Instagram @zackymirza_)
Ustaz Zacky Mirza. (Foto: Instagram @zackymirza_)

Tak dimungkiri, istri Zacky Mirza, Shinta Tanjung pun sempat kaget bukan kepalang saat kali pertama mendengar kabar itu. Saat hoaks itu tersiar, ia sedang beristirahat.

"Oh bukan kaget lagi, saya kan lagi tidur kebetulan lagi radang. Tiba-tiba cek HP (isinya): Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, sabar Mba Tata. Ratusan chat itu masuk. Aku langsung kaget, itu benaran?" kata Shinta Tanjung saat dihubungi, Selasa (20/4/2021).

Cek

Ustaz Zacky Mirza. (Instagram)
Ustaz Zacky Mirza. (Instagram)

Sang istri mengecek ustaz Zacky Mirza. Nyatanya ia dalam keadaan baik, tak seperti berita yang beredar.

"Aku buka gorden kamar. Alhamdulillah (enggak benar). Aku bangun tidur banyak telepon kaget. Aku suruh ustaz telepon mama, kata ustaz mama sudah biasa kok. Insyaallah mama sudah tahu kalau ini hoaks," paparnya.

Menangis

Shinta Tanjung berkukuh meminta Zacky menghubungi ibundanya. Benar saja, orangtua sang ulama terpengaruh hoaks tersebut.

"Habis makan, telepon, eh orangtua sudah nangis-nangis karena berita sudah menyebar ke mana-mana. Semua pada hubungi, wah sudah enggak kebalas DM, WhatsApp," ia membeberkan.

Keluarga Histeris

Sementara ustaz Zacky Mirza menyikapi kabar palsu ini dengan santai. Ia berdoa agar suatu saat dapat meninggal dengan cara yang baik.

"Dia mah katanya enggak apa-apa. Dia bilang didoain mudah-mudahan benaran suatu saat husnul khotimah. Tapi keluarga di Jakarta pada histeris," ia mengakhiri.