Usulkan PT 0 Persen, Demokrat Bantah Dorong AHY di Pilpres 2024

Dusep Malik, Anwar Sadat
·Bacaan 1 menit

VIVA – Partai Demokrat mengusulkan ambang batas pencalonan presiden atau Presidential Threshold 0 persen dalan Revisi Undang Undang Pemilu. Namun, Partai Demokrat menepis tudingan usulan itu sebagai upaya mendorong Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pilpres 2024.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Irwan (Fecho) mengatakan, tudingan yang menyatakan usulan Presidential Threshold 0 persen dari partainya guna memuluskan AHY masuk di Pilpres 2024 tidak benar.

"Tidak benar penilaian itu (upaya majukan AHY). Bagi Partai Demokrat yang utama adalah bagaimana pilihan politik hukum yang akan diambil itu rasional, konstitusional dan menjamin daulat rakyat," kata Irwan kepada media di DPR, Jumat 29 Januari 2021.

Irwan menambahkan, usulan PT 0 persen dalam RUU Pemilu, sebagai cerminan bahwa rakyat memiliki kekuasaan tertinggi di dalam negara yang menganut demokrasi konstitusional. Rakyat berhak menentukan siapa yang akan menjadi pemimpinnya.

"Rakyat punya hak untuk memilih dan dipilih. Makin banyak pilihan (calon presiden) makin bagus. Itulah daulat rakyat sesungguhnya," kata Irwan.

Dengan alasan itu, kata Irwan, persoalan Presidential Threshold maupun Parliamentary Threshold tidak sekadar angka-angka. Tetapi jadi cerminan dan resultan dari kondisi aspirasi masyarakat Indonesia.

Politikus yang duduk di Komisi V DPR itu menambahkan, jangan sampai PT dimaknai membatasi kedaulatan rakyat.

"Meskipun pembentuk undang-undang punya privilege untuk menentukan angka PT karena open legal policy, kita juga harus memikirkan hal tersebut secara matang. Agar kemudian PT tidak dimaknai pembatasan hak rakyat berdaulat," ujarnya.