UT dan Unsrat lakukan kerja sama terkait pembelajaran daring

Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggandeng Universitas Terbuka (UT) dalam melakukan pelatihan pembelajaran daring yang dituangkan dalam perjanjian kerja sama yang ditandatangani di Tangerang Selatan, Jumat.

“Penandatanganan kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari arahan bapak Menristekdikti pada 2017 yakni Bapak Mohammad Nasir yang meminta UT bekerja sama dengan perguruan tinggi akademik. Langkah kongkret kerja sama diantaranya adalah terkait pelatihan bagi para dosen atau Training of Trainers (ToT),” ujar Wakil Rektor UT, Rahmat Budiman PhD.

Dia menambahkan untuk tahap awal fokus pada pelatihan bagi para dosen untuk melakukan pembelajaran daring. UT akan memberikan praktik baik terkait pembelajaran jarak jauh, yang mana UT sudah memiliki pengalaman sejak puluhan tahun yang lalu.

Baca juga: Unsyiah-Unsrat jalin kerja sama riset kebencanaan
Baca juga: MoU penguatan riset Taman Nasional Bunaken ditandatangani KLHK-Unsrat

Pelatihan bagi pelatih tersebut dilakukan untuk semua program studi. Pihak UT sendiri telah mengundang para dekan untuk mengidentifikasi program studi mana yang dapat untuk menjadi bahan pembelajaran jarak jauh.

“Selain itu juga ada penelitian dan pengabdian masyarakat. Kami yakin di Universitas Sam Ratulangi juga banyak dosen dan profesor yang mumpuni dalam pelatihan dan bisa bekerja sama dengan dosen-dosen UT,” jelas dia.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Penganggaran dan Kerja sama Universitas Sam Ratulangi, Prof Sangkertadi, mengatakan pelatihan itu merupakan upaya kampusnya agar dapat membekali dosen dengan kemampuan yang relevan dengan perkembangan revolusi industri 4.0.

Selain pengembangan dosen, lanjut Sangkertadi, juga dilakukan desain dan pengembangan program pembelajaran pada Universitas Sam Ratulangi Manado Tahun 2022.

Baca juga: UT jalin kerja sama dengan sejumlah pemda tingkatkan APK Dikti
Baca juga: UT luncurkan aplikasi SIPPP untuk tata kelola terintegrasi
Baca juga: Jumlah mahasiswa UT yang melakukan registrasi capai 412.041 orang