UTBK-SBMPTN 2021 Bakal Dilaksanakan 2 Gelombang, Ini Jadwalnya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) memutuskan untuk melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021 dalam dua gelombang.

Mengacu pada informasi yang diberikan LTMPT, UTBK gelombang pertama digelar pada 12-18 April 2021. Sementara gelombang kedua pada 26 April sampai 2 Mei 2021.

Sementara itu sejak Senin pukul 15.00 WIB, 15 Maret 2021, LTMPT telah resmi membuka pendaftaran UTBK-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021. Pendaftaran akan berlangsung selama 17 hari, terhitung sampai 1 April 2021.

UTBK-SBMPTN 2021 merupakan salah satu dari dua seleksi masuk PTN yang dihelat LTMPT.

Sebelumnya LTMPT sudah menggelar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021 yang ditentukan dari nilai rapor dan prestasi peserta. Berbeda dengan UTBK-SBMPTN yang bisa mengakomodasi peserta dari lulusan SMA tahun 2019 dan 2020, SNMPTN hanya mengizinkan lulusan SMA tahun 2021.

LTMPT menjadwalkan pengumuman SNMPTN 2021 pada 22 Maret 2021.

Persyaratan Tes Peserta

Peserta mengenakan masker saat mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) gelombang pertama di Kampus Fakultas Teknik UPN Veteran Jakarta, Cinere, Depok, Jawa Barat, Minggu (5/7/2020). UTBK 2020 salah satu syarat bagi calon mahasiswa yang mendaftar melalui SBMPTN. (merdeka.com/Arie Basuki)
Peserta mengenakan masker saat mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) gelombang pertama di Kampus Fakultas Teknik UPN Veteran Jakarta, Cinere, Depok, Jawa Barat, Minggu (5/7/2020). UTBK 2020 salah satu syarat bagi calon mahasiswa yang mendaftar melalui SBMPTN. (merdeka.com/Arie Basuki)

Bagi calon peserta yang hendak mengikuti UTBK-SBMPTN 2021, simak sejumlah persyaratannya:

1. Memiliki Akun LTMPT.

2. Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

3. Siswa SMA/MA/SMK/sederajat lulusan tahun 2021 harus memiliki Surat Keterangan Siswa SMA/MA/SMK Kelas 12 pada tahun 2021 atau peserta didik Paket C tahun 2021 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2021).

4. Siswa lulusan SMA/MA/SMK/sederajat tahun 2019 dan 2020 atau lulusan Paket C tahun 2019 dan 2020 harus memiliki ijazah dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2021). Bagi lulusan SMA sederajat dari luar negeri harus memiliki ijazah yang sudah disetarakan.

5. Tidak lulus jalur SNMPTN pada tahun 2019, 2020, dan 2021.

Sementara, untuk persyaratan tes peserta adalah sebagai berikut:

a. Peserta yang akan memilih prodi Saintek maka mengikuti TPS dan TKA Saintek.

b. Peserta yang akan memilih prodi Soshum, maka mengikuti TPS dan TKA Soshum; dan

peserta yang akan memilih prodi Campuran (Saintek dan Soshum), maka mengikuti TPS, TKA Saintek dan TKA Soshum.

c. Khusus Program Studi Kedokteran dan Kedokteran Gigi hanya dapat dipilih oleh siswa lulusan SMA/MA jurusan IPA saja.

d. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.

e. Bagi peserta yang memilih program studi bidang Seni dan Olahraga wajib mengunggah portofolio.

f. Membayar biaya UTBK melalui bank Mandiri, BNI, BTN, dan BRI.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: