Utusan Jepang untuk China Desak Perkuat Hubungan Ekonomi

Tokyo (AFP/ANTARA) – Utusan baru Jepang untuk China mendesak hubungan ekonomi yang lebih kuat dengan Beijing dalam sebuah siaran wawancara pada Senin, setelah perdana menteri baru berjanji untuk memperbaiki hubungan bilateral yang diperburuk oleh perseteruan wilayah.


Hubungan antara dua negara dengan perekonomian terbesar di Asia semakin memburuk terkait persengkatan serangkaian pulau, bernama Senkaku yang dikendalikan Tokyo, yang disebut Beijing sebagai Diaoyu, dengan tidak ada pihak yang bersedia untuk bergerak setelah beberapa bulan persengketaan.


“Misi saya nomer satu adalah untuk memperbaiki hubungan Jepang-China,” ujar Masato Kitera, seorang diplomat yang akan menggantikan Uichiro Niwa sebagai duta besar Jepang untuk China, kepada NHK.


“Saya akan menjelaskan kepada para pejabat senior China bahwa kita perlu membuat hubungan ekonomi lebih hangat jika politik kita dingin, saat para aktivis korporat Jepang di China berkontribusi terhadap perekonomian China,” ujarnya.


Persengketaan tersebut memburuk pada September, setelah Tokyo menasionalisasikan kepulauan itu, sehingga memicu adanya protes di China yang menyebabkan pemboikotan atau serangan terhadap bisnis-bisnis Jepang, sehingga ekspor Jepang ke China jatuh 14,5 persen dalam setahun.


Beijing juga memboikot berbagai acara yang diselenggarakan di dua negara tersebut, termasuk keputusannya untuk tidak mengirimkan menteri keuangan dan kepala bank sentralnya ke Tokyo dalam pertemuan IMF dan Bank Dunia, yang diselenggarakan pada Oktober.


Beijing mengirimkan kapal-kapal pemerintah ke perairan teritorial kepulauan hampir setiap hari, dan meningkat sebelumnya pada bulan ini dengan sebuah pesawat militer, yang dikatakan Jepang merupakan pelanggaran udara pertama China sejak 1958.


“Sangat penting untuk mendorong perubahan di berbagai sektor dalam mengurangi sentimen publik terhadap masing-masing negara,” ujar Kitera.


Komentarnya muncul setelah perdana menteri baru Jepang, Shinzo Abe, pada Sabtu berjanji untuk mengupayakan cairnya hubungan dengan China, seperti yang dikatakan sebuah laporan bahwa dia akan mengirimkan utusan khusus dalam misi perbaikan hubungan ke Beijing.


Abe, yang diperkirakan akan menduduki kekuasaan pada Rabu, menghabiskan sebagian besar kampanye pemilunya berbicara tentang China dan menyatakan setelah kemenangannya bahwa “tidak akan ada negosiasi” terkait kedaulatan atas kepulauan yang diklaim oleh keduanya.(dh/ml)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.