UU Cipta Kerja Salah Ketik, Relawan Jokowi: Memalukan Istana

Siti Ruqoyah, Reza Fajri
·Bacaan 1 menit

VIVA – Relawan Jokowi Mania kecewa dengan skandal salah ketik Undang-Undang Cipta Kerja. Mereka menilai kesalahan itu memalukan dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno harus bertanggung jawab.

"Ini bukan sekadar kesalahan penulisan. Ini memalukan buat Istana karena terjadi lagi. Sejatinya Sekretaris Negara adalah wajah presiden. Karena apapun yg dikerjakan harus hati hati dan penuh prinsip-prinsip kehati-hatian," kata Ketua Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer, Rabu 4 November 2020.

Menurut Immanuel, pastinya Jokowi akan disalahkan lagi atas kesalahan ini dan semua mata akan tertuju ke Presiden. Padahal menurut dia belum tentu Jokowi yang salah.

"Jangan sampai ada produk hukum yang sedang menjadi sorotan terus bermasalah di adminitrasi. Belum lagi subtansinya yang mengundang perdebatan di publik," ujar Immanuel.

Immanuel menilai sudah sewajarnya Pratikno mengakui kesalahan dan meminta maaf. Bahkan menurut dia lebih baik lagi jika orang kepercayaan Istana tersebut mundur.

"Lebih bagus mundur. Lebih terhormat. Daripada salah terus," kata Noel.

Sebelumnya, Pratikno mengakui bahwa ada kekeliruan atau salah ketik di satu pasal Undang Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Hal tersebut, menurut dia, hanya bersifat administratif.

"Kekeliruan tersebut bersifat teknis administratif, sehingga tidak berpengaruh terhadap implementasi UU Cipta Kerja," kata Pratikno, Selasa 3 November 2020. (ren)

Baca juga: Jenderal BHD, Eks Kapolri yang Terseret Kisruh Ayu Ting Ting