Vaksin "booster" di Jakarta sudah didistribusikan untuk 2.200 orang

·Bacaan 1 menit

Vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau "booster" di Jakarta yang dilaksanakan sejak Rabu (12/1), sudah didistribusikan untuk sekitar 2.200 orang sasaran di seluruh Kecamatan di Jakarta.

"Untuk vaksin 'booster' itu kami syukuri sudah 2.200 orang. Dilaksanakan di seluruh Puskesmas kecamatan, yakni sekitar 42 Puskesmas, termasuk di Kepulauan Seribu," kata Riza Patria, di Balai Kota Jakarta, Jumat.

Menurut Riza, vaksinasi "booster" ditargetkan bagi sekitar delapan juta warga Jakarta, usia 18 tahun ke atas, tapi diprioritaskan terlebih dahulu untuk lanjut usia (lansia).

Untuk stok vaksin, menurut Riza, belum ada masalah dan masih aman. Pemrpov DKI melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, meski sempat dilaporkan ada beberapa puskesmas yang telat memulai pemberian vaksinasi "booster" karena masalah ketersediaan vaksin.

"Kami pasti minta lagi, nanti disesuaikan dengan kebutuhan ya," ucapnya.

Baca juga: Pemkot Jakbar targetkan 250 warga ikut vaksin booster di mal

Diketahui, jenis vaksin yang diberikan menyesuaikan dengan ketersediaan vaksin di Puskesmas dan dapat dilakukan kombinasi vaksin yang ditentukan Kemenkes Indonesia seperti:

1. Penerima vaksin 1 dan 2 jenis Sinovac dapat disuntik vaksin "booster" jenis Pfizer 1/2 dosis (0,15 cc),

2. Penerima vaksin 1 dan 2 jenis Sinovac dapat disuntik vaksin "booster" jenis AstraZeneca 1/2 dosis (0,25cc),

3. Penerima vaksin 1 dan 2 jenis AstraZeneca dapat disuntik vaksin "booster" jenis Moderna 1/2 dosis (0,25 cc).

Diinformasikan, masyarakat bisa memeriksa status, tiket, dan jadwal vaksinasi "booster" COVID-19 di aplikasi PeduliLindungi dengan memasukan nama lengkap dan NIK sejak pogram vaksin booster mulai dilakukan pada 12 Januari 2022.

Baca juga: DKI prioritaskan vaksin booster kepada lansia dan kelompok rentan
Baca juga: Puskesmas di Jakarta mulai buka vaksinasi "booster"

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel