Vaksin Buatan Rusia Diklaim Ampuh Cegah COVID-19 hingga 92 Persen

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Kabar baik datang dari pengembangan vaksin COVID-19, Sputnik V. Divisi Kedaulatan Dana Kekayan Rusia mengklaim vaksin buatan negaranya itu memiliki tingkat efektivitas mencapai 92 persen.

Fakta itu didapat setelah para peneliti melakukan indentifikasi terhadap 20 pasien COVID-19 yang menjadi peserta uji klinis tahap 3 vaksin Sputnik V. Dalam penelitian itu, tidak terdapat kejadian yang ganjil selama uji coba tahap 3.

Akan tetapi, terdapat efek samping dari orang yang menerima vaksin Sputnik V dalam uji klinis tersebut. Mereka mengalami efek samping ringan jangka pendek berupa nyeri pada tempat suntikan dan sindrom mirip flu, demam, hingga sakit kepala.

Spesialis penyakit menular di Baylor College of Medicine, Peter Hotez, meragukan klaim efektivitas vaksin Sputnik V yang mencapai 92 persen. Peter Hotez mengingatkan agar tetap berhati-hati karena data yang ditunjukkan masih jauh dari kata aman untuk digunakan.

"Secara intuitif memang tidak masuk akan mengklaim efektif perlindungan sampai 92 persen dengan berdasarkan pada 20 sample. Akan tetapi, kita harus melihat datanya," ucap Peter Hotez seperti dikutip CNN, Kamis (12/11/2020).

Proses pembuatan vaksin Sputnik V masih sangat panjang. Butuh waktu hingga enam bulan kedepan untuk melakukan efektivitas vaksin tersebut sebelum bisa diproduksi secara massal dan dilepas ke masyarakat.

Klaim efektivitas Sputnik V lebih tinggi dari buatan Pfizer dan BioNTech. Vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan Jerman dan Amerika Serikat itu mengklaim efektif mencegah COVID-19 sampai 90 persen.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini