Vaksin COVID-19 Anak, Kemenkes: Tunggu Izin BPOM

·Bacaan 1 menit

VIVA – Juru Bicara COVID-19 dari Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid menyebut bahwa upaya vaksinasi untuk anak dapat segera dijalankan dengan menunggu izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Hal ini merupakan langkah pemerintah untuk mempermudah proses pembelajaran tatap muka (PTM).

"Kita sedang nunggu izin edar dari BPOM terkait vaksin untuk anak, insyallah akan mulai vaksinasi pada anak," jelasnya dalam acara VIVATalk, bertajuk 'COVID-19 Masih Nyata, Pembelajaran Tatap Muka Jadi Pro Kontra', Senin 28 Juni 2021.

Menurut Nadia, risiko penularan saat PTM tentu tetap ada namun peluangnya diminimalisir dengan vaksinasi sesegera mungkin. Akan tetapi, vaksinasi juga tak dapat dilakukan langsung kepada seluruh anak.

"Pasti tidak seluruh anak-anak karena rentang umur. Kita tunggu dulu setidaknya ini bantu beri perlindungan pada anak selama anak-anak belum terlindungi, tetap prokes dan imunisasi lengkap," jelas Nadia.

Selain itu, orang tua juga berperan untuk tetap mengedukasi anak terkait personal hygiene mulai dari mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, hingga menjaga kebersihan tubuh dengan mandi usai pulang ke rumah.

Upaya lainnya yaitu orang tua disarankan peka terhadap kondisi anak yang artinya deteksi dini akan mempermudah pengobatan.

"(Upaya ini bermanfaat) transmisi bisa dikurangi karena ini proses artinya menuju 70 persen dapat vaksinasi dan pembatasan prokes harus diupayakan," jelasnya.

Nadia berpesan, PTM akan berisiko kecil terhadap penularan selama prokes dijalankan secara ketat. Dengan penerapan masker dan mencuci tangan serta tak berkerumuna, Nadia menyebut menjadi langkah utama melindungi diri sendiri dan orang lain.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel