Update Vaksin di Papua Barat: Hari Ini Canangkan Vaksinasi Tahap Kedua

Syahdan Nurdin
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemerintah Provinsi Papua Barat mencanangkan vaksinasi COVID-19 tahap kedua secara virtual yang diikuti seluruh kepala daerah dan Satgas COVID-19 provinsi tersebut, Rabu.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dalam sambutannya sekaligus membuka pencanangan vaksinasi tahap kedua, mengatakan program vaksinasi secara nasional merupakan upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran COVID-19, termasuk di wilayah Papua Barat.

Dia mengatakan penyebaran COVID-19 di wilayah Papua Barat memprihatinkan sehingga perlu dilakukan upaya pencegahan dengan vaksinasi agar provinsi itu terhindar dari virus corona jenis baru tersebut.

Ia mengharapkan kepada seluruh komponen masyarakat agar segera mendaftarkan diri untuk mendapatkan vaksin COVID-19 demi mencegah penyebaran virus secara lebih luas.

"Saya harapkan kepada seluruh masyarakat mohon kerja samanya dapat membantu pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tahap kedua agar dapat berjalan dengan lancar sehingga Juni 2021 dapat dilanjutkan tahap ketiga dengan sasaran seluruh masyarakat usia 18 tahun ke atas," ujarnya.

Dia mengatakan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2021 tentang pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi COVID-19 pada pasal 13 mengatur tentang sanksi administratif bagi yang menolak vaksinasi berupa penghentian bantuan atau jaminan sosial, layanan administrasi pemerintahan atau denda.

Oleh karena itu, ia berharap kepada seluruh peserta yang bekerja di jajaran pemerintahan, baik ASN maupun aparat keamanan, dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dengan segera mengikuti vaksinasi dua kali penyuntikan.

Ia juga mengimbau para tokoh masyarakat dan pemerintah daerah membantu memberikan edukasi kepada masyarakat dengan menyebarkan informasi yang baik dan benar terkait dengan vaksinasi COVID-19.

"Semua pihak harus saling mendukung dan gotong royong dalam pelaksanaan program vaksinasi demi mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok dalam mengatasi pandemi COVID-19, serta tetap menjalankan protokol kesehatan secara disiplin dalam kehidupan masyarakat," kata dia. (ant)