Vaksin Hingga Neraca Perdagangan, Indonesia-Amerika Serikat Terus Tingkatkan Kerjasama

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Indonesia dan Amerika Serikat terus meningkatkan kerjasama kedua negara. Mulai dari hubungan perdagangan hingga vaksin.

Dalam perdagangan, hubungan Indonesia dan Amerika Serikat berpotensi untuk ditingkatkan dari nilai perdagangan saat ini sekitar USD 30 Miliar.

Nilai ini lebih kecil dibandingkan dengan perdagangan bilateral antara Amerika Serikat dengan negara-negara ASEAN lainnya.

Ini menjadi pembicaraan antara Duta Besar Amerika Serikat (Dubes AS) untuk Indonesia H.E. Sung Kim dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam Courtesy Call virtual.

Adapun isu yang dibahas keduanya terkait upaya peningkatan kerja sama bidang ekonomi secara bilateral, penanggulangan Pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Dubes AS mengatakan adanya kepentingan dan komitmen yang kuat dari kedua negara. “Amerika Serikat menyampaikan keprihatinan atas masa sulit yang dihadapi Indonesia karena pandemi Covid-19. Pemerintah Amerika Serikat mendonasikan 4 juta dosis vaksin Moderna yang dijadwalkan akan segera tiba, beserta bantuan teknis dan medis lainnya serta oksigen”, ujar Dubes AS.

Sung Kim mengharapkan hubungan ekonomi termasuk di bidang perdagangan dan investasi kedua negara dapat terus bertumbuh.

Terdapat berbagai prospek investasi dari perusahaan-perusahaan Amerika Serikat yang tertarik kepada Indonesia.

“Kita dapat meningkatkan nilai perdagangan hingga dua atau tiga kali lipat, mengingat Indonesia merupakan negara ekonomi terbesar di ASEAN. Terdapat banyak ruang untuk perdagangan kedua negara,” ulas Menko Airlangga yang sepakat bahwa neraca perdagangan bilateral kedua negara dinilai masih kecil.

Suplai Vaksin

Eksterior kompleks bangunan baru Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta (Liputan6.com/Kedubes AS)
Eksterior kompleks bangunan baru Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta (Liputan6.com/Kedubes AS)

Optimisme tersebut ditanggapi dengan pernyataan setuju dari Dubes AS. Pemerintah Indonesia juga mengapresiasi atas dukungan dan suplai vaksin Moderna dari Amerika Serikat.

“Dukungan vaksin dapat membantu dan meningkatkan level kepercayaan para tenaga kesehatan dan para garda depan”, tutur Airlangga yang juga merupakan Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN).

Dia menambahkan bahwa dalam melayani kebutuhan masyarakat dalam perawatan medis selama masa pandemik, pemerintah menggunakan medical devices baik dari dalam negeri maupun impor. Hal ini didukung dengan relaksasi bea masuk.

Pertemuan ini juga membahas prospek kerja sama energi terbarukan. Airlangga memaparkan berbagai potensi sumberdaya energi terbarukan seperti matahari, angin, dan panas bumi di Indonesia. Pemerintah saat ini tengah mendorong penggunaan panel surya di beberapa pulau HM.4.6/174/SET.M.EKON.3/07/2021seperti Batam dan Bintan melalui Solar Program, untuk menaikkan pasar permintaan panel surya.

Indonesia terbuka untuk kerjasama dengan Amerika Serikat guna mendorong percepatan transisi menuju Energi Terbarukan di Indonesia.

Saksikan Video Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel