Vaksin Meningitis Tak Lagi Terpusat pada KKP, Kini Tersedia di Klinik dan RS

Merdeka.com - Merdeka.com - Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI Kunta Wibawa Dasa Nugraha memastikan stok vaksin meningitis untuk jemaah umrah tak lagi terpusat di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

"Vaksin meningitis sudah diedarkan di KKP dan di klinik rumah sakit pemerintah serta swasta, termasuk Kimia Farma. Jadi tidak monopoli ke KKP," kata Kunta dalam konferensi pers Hari Kesehatan Nasional ke-58 Tahun 2022 di Jakarta, Selasa (8/11).

Kunta menyebut pemerintah telah mendistribusikan 150.000 dosis vaksin meningitis ke berbagai fasilitas layanan kesehatan di berbagai daerah.

Dia mengatakan, jemaah umrah yang membutuhkan vaksin meningitis untuk keperluan perjalanan kini bisa mengakses Fasyankes di mana saja, termasuk jaringan Kimia Farma.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menambahkan, pemerintah sudah mendistribusikan 150.000 dosis vaksin meningitis untuk mengatasi kelangkaan yang terjadi sejak beberapa bulan terakhir.

"Sudah 150 ribu dosis yang kami distribusikan. Saat ini sudah tidak ada lagi keluhan susah mendapatkan akses ke vaksin meningitis," katanya.

Nadia mengatakan, Kemenkes juga mengalokasikan sekitar 100.000 dosis vaksin meningitis sebagai cadangan di fasilitas penyimpanan milik pemerintah pusat.

"Total vaksin meningitis yang tersedia total 250 ribu dosis, 150 ribu dosis di antaranya sudah didistribusikan ke daerah dan sisanya di pemerintah pusat," katanya.

Nadia optimistis persediaan vaksin meningitis di dalam negeri mencukupi hingga akhir 2022 yang disesuaikan dengan jumlah keberangkatan jamaah umrah Indonesia. [tin]