Vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Jakpus capai 65 persen

·Bacaan 1 menit

Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat mencatat program vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun sudah mencapai 65 persen dari total jumlah anak yang mencapai 90.000 anak.

"Di Jakarta Pusat sudah 65 persen, dan masih terus kita genjot agar seluruh anak usia 6-11 tahun dapat divaksin," kata Kasudin Kesehatan, Erizon Safari, usai peluncuran Vaksinasi Merdeka di SDN 01 Mangga Dua Selatan, Jakarta Pusat, Rabu.

Erizon mengatakan, jumlah anak berusia 6-11 tahun di Jakarta Pusat tergolong lebih sedikit dibandingkan kota administratif lainnya, sehingga diharapkan percepatan vaksinasi dapat segera memenuhi target.

Baca juga: Kapolrestro Jakut kerahkan 23 tim kejar target Vaksinasi Merdeka Anak

Sementara itu, Camat Sawah Besar,. Prasetyo, mengatakan, di wilayahnya vaksinasi anak usia 6-11 tahun mencapai 10.089 anak dari total 11.898, atau sudah mencapai 85 persen. "Kami targetkan Januari 2022 vaksinasi anak di wilayah Kecamatan Sawah Besar bisa tercapai 100 pn," kata dia.

Adapun dalam peluncuran Vaksinasi Merdeka itu, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memerintahkan Kapolda di 30 provinsi untuk melakukan percepatan vaksinasi anak.

Kapolri menegaskan percepatan vaksinasi untuk anak menjadi penting, apalagi jumlah kasus positif varian baru COVID-19, Omicron, di Indonesia terus meningkat.

"Kami mendorong di 30 porvinsi karena secara total ada hampir kurang lebih 26 juta anak harus divaksin secara cepat. Selain varian Delta, ada Omicron, harus kita waspadai karena perkembangannya cepat," kata Kapolri.

Khusus untuk di DKI Jakarta, Kapolri mengapresiasi Polda Metro Jaya yang menargetkan vaksinasi anak usia 6-11 tahun sebanyak 2,6 juta anak dapat rampung dalam dua minggu.

Baca juga: Kapolri: Percepatan vaksinasi anak jaga generasi penerus bangsa
Baca juga: Vaksinasi Merdeka capai 70 persen warga penyangga Jakarta

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel