Vaksinasi Booster Disediakan di Stasiun Hingga Bandara, Prioritas untuk Penumpang

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi meminta operator simpul transportasi seperti bandara, pelabuhan, stasiun, hingga terminal untuk menyelenggarakan kegiatan vaksin booster.

Permintaan ini diajukan karena pemerintah per 17 Juli 2022 mendatang akan menerapkan kebijakan vaksin booster sebagai syarat perjalanan domestik.

Lantas, apakah masyarakat umum bisa ikut serta mendapatkan vaksin booster di simpul transportasi?

Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati menyatakan, jatah vaksin booster di simpul transportasi seperti terminal bus bakal diutamakan untuk calon penumpang.

Namun, tak menutup kemungkinan masyarakat sekitar bisa mendapatkannya, selama kuota vaksin Covid-19 dosis ketiga tersebut masih tersedia.

"Kita prioritaskan untuk penumpang. Kalau misalnya di beberapa tempat di terminal, kalau dari masyarakat sekitar situ dan stoknya masih ada, boleh-boleh saja. Tapi kalau di stasiun, di bandara, umumnya sudah pegang tiket, itu yang akan diutamakan," terangnya di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (12/7).

Adita menegaskan, syarat vaksin booster untuk pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) diadakan, agar tahap imunitas massal bisa segera terbentuk.

Vaksin Bisa di Fasilitas Kesehatan

Namun, dia meminta kesediaan masyarakat untuk memperolehnya di fasilitas kesehatan yang sudah disediakan, bukan hanya karena dirinya harus pergi ke luar kota saja.

"Sekali lagi, kenapa ini diberlakukan di 17 Juli, itu untuk memberikan kesempatan masyarakat melakukan vaksin, dan utamanya tidak di simpul transportasi, tapi di tempat vaksinasi massal," pintanya.

"Kan banyak ya, di Puskesmas, rumah sakit umum daerah (RSUD). Karena apa? Kalau dadakan melakukan vaksin di simpul transportasi, yang pertama kita tidak tahu efek lanjutannya ketika dia melakukan perjalanan," tegasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel