Vaksinasi booster kedua tenaga kesehatan di Kendari capai 1.239 jiwa

Dinas Kesehatan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mencatat sebanyak 1.239 tenaga kesehatan di daerah tersebut sudah melakukan vaksinasi COVID-19 booster kedua dari 4.151 target sasaran.

"Cakupan vaksinasi booster kedua bagi nakes di Kendari mencapai 29,85 persen atau 1.239 orang dari sasaran," kata Kepala Dinas Kesehatan Kendari Rahminingrum di Kendari, Jumat.

Dia menyebut capaian vaksinasi dosis pertama bagi tenaga kesehatan sebanyak 5.824 orang atau 140,3 persen. Sedangkan penerima dosis kedua atau lengkap sebanyak 5.400 orang atau 130,09 persen.

Sementara booster pertama tenaga kesehatan di ibu kota provinsi tersebut mencapai 4.171 orang dengan persentase 100,48 persen dari sasaran.

Baca juga: Dinas Kesehatan: Vaksinasi penguat di Kendari capai 49.462 jiwa

Baca juga: Penerima vaksinasi booster di Kendari capai 45.392 jiwa

Dinas Kesehatan Kota Kendari menyebut, vaksinasi booster atau dosis penguat kedua saat ini masih diberikan kepada kelompok tenaga kesehatan.

Meski begitu layanan vaksinasi baik dosis satu, kedua hingga penguat terus diberikan oleh Dinas Kesehatan Kendari dengan sasaran tenaga kesehatan, masyarakat umum, pelayan publik, lansia, masyarakat rentan, remaja hingga anak usia 6 sampai 11 tahun.

Dia menyebut, secara keseluruhan capaian vaksinasi di Kota Kendari dosis satu mencapai 280.173 jiwa atau 105,67 persen dari 265.147 target sasaran. Dosis kedua mencapai 196.631 jiwa atau 74,16 persen, dan 55.887 jiwa atau 24,36 persen penerima dosis penguat.

Dinas Kesehatan meminta masyarakat tetap disiplin terhadap protokol kesehatan terutama memakai masker saat melakukan aktivitas produktif sehari-hari karena wabah pandemi COVID-19 belum hilang sepenuhnya.

Rahminingrum juga mengimbau bagi masyarakat yang belum melakukan vaksinasi agar segera vaksin dan yang sudah agar melengkapi hingga dosis penguat atau booster.

Baca juga: Dinkes: 73,22 persen warga Kendari sudah vaksinasi dosis lengkap

Baca juga: Cakupan vaksinasi booster di Kendari mencapai 42.608 jiwa