Vaksinasi COVID-19 booster di Kalsel capai 21,99 persen

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan menyebutkan vaksinasi COVID-19 untuk dosis ketiga atau booster mencapai sekitar 21,99 persen dari total sasaran vaksinasi sebanyak lebih dari tiga juta orang.

"Per 17 September 2022, capaian vaksinasi booster di Provinsi Kalsel sebesar 21,99 persen," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel Dr Diauddin di Banjarmasin, Minggu.

Menurut dia, angka persentase tersebut tidak naik signifikan sejak akhir Juli 2022 hingga pertengahan September 2022 ini atau tidak melebihi satu persen.

Menurutnya, capaian vaksinasi booster dari totol 13 kabupaten/kota di provinsi ini sebanyak 693 ribu lebih dari total sasaran sebanyak 3 juta orang lebih.

"Untuk cakupan vaksinasi dosis pertama sebesar 84,62 persen, dosis kedua sebesar 67,59 persen," ujar Diauddin.

Menurut dia, target vaksinasi di Kalsel hingga capaian vaksinasi 1 dan 2 berubah dari semula, yakni semula capaian dosis pertama sudah di atas 95 persen dan dosis kedua di atas 76 persen, karena target sasaran ditambah.

"Jadi target sasaran vaksinasi di Kalsel saat ini di tambah pusat puluhan ribu orang sehingga persentasenya berkurang dari sebelumnya," tutur Diauddin.

Baca juga: BIN Kalsel susur sungai untuk vaksinasi pedagang pasar terapung

Baca juga: Dinkes Kalsel: Kesembuhan lebih tinggi dari tambahan positif COVID-19

Dia menyatakan program vaksinasi terus dijalankan. Setiap harinya masih cukup banyak warga yang mengikutinya, meski tidak sebanyak pada tahun 2021.

"Kami terus mengimbau masyarakat agar terus mengikuti vaksinasi, khususnya booster, sebab pandemi COVID-19 belum berakhir," ujarnya

Di mana kasus harian masih ada terjadi, seperti pada Sabtu kemarin dilaporkan tambahan positif sebanyak tujuh kasus, hingga total pasien COVID-19 di provinsi ini sebanyak 92 orang.

Sementara itu, total penularan COVID-19 di Kalsel selama pandemi sejak 2022 sebanyak 87.518 kasus, sembuh sebanyak 84.843 orang dan meninggal dunia sebanyak 2.583 orang.

Persentase kesembuhan COVID-19 di Kalsel mencapai 96,94 persen, dirawat 0,11 persen dan kematian 2,95 persen.

"Semua harus terus disiplin protokol kesehatan," ujar Diauddin.

Menurut dia, semua daerah di provinsi ini masih status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di provinsi itu tetap pada level 1 hingga 3 Oktober 2022.

Baca juga: Pasien COVID-19 di Kalsel berkurang 143 orang

Baca juga: Dinkes: Kasus COVID-19 di Kalsel mulai turun di bawah 50 kasus