Vaksinasi Covid-19 Ditingkatkan, Jokowi Minta Menkes Perbanyak Suplai Vaksin ke Daerah

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin untuk menyuplai stok vaksin Covid-19 ke daerah-daerah dengan jumlah banyak. Pasalnya, Jokowi meningkatkan target vaksinasi mencapai 2 juta suntikan per hari mulai Agustus 2021.

Hal ini disampaikan Jokowi saat berbincang dengan Pangdam IX Udayana Brigjen Maruli Simajuntak usai meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal untuk masyarakat di Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu (26/6/2021). Adapun vaksinasi 1 juta suntikan per hari telah dimulai dan dilakukan di berbagai daerah.

Maruli awalnya menyampaikan bahwa stok vaksin Covid-19 di wilayah cakupannya yakni, Bali, NTT, dan NTB selalu habis. Hal ini dikarenakan para tenaga kesehatan selalu gerak cepat untuk memenuhi target vaksinasi.

"Jadi sampai sekarang kalau kita menargetkan sekian ribu selalu habis Pak," kata Maruli sebagaimana ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu.

Mantan Komandan Paspampres itu pun menyanggupi permintaan Jokowi yang ingin menaikkan target vaksinasi menjadi dua kali lipat. Bahkan, dia menyatakan mampu memvaksin masyarakat yang berada di daerah-daerah tak terjangkau.

"Saya lipat vaksinnya dua kali bisa menghabiskan ndak?" tanya Jokowi.

"Kami sanggup, Pak. Karena selama ini pun pelaksanaan 1 hari kita bisa libur 2-3 hari pak. Kalau dikali 2 juga masih mampu, Pak," jawab Maruli.

Perbanyak Suplai Vaksin

Jokowi lantas meminta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menambah jumlah vaksin Covid-19. Dia juga meminta Menkes untuk memperbanyak suplai vaksin ke daerah-daerah.

"Nanti untuk urusan tambahan vaksin akan saya sampaikn ke Panglima, ke Kapolri dan juga utamanya yang punya (vaksin) Menteri Kesehatan agar segera sebanyak-banyaknya vaksin bisa disuplai ke daerah," jelas Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi menargetkan dua juta suntikan vaksin per hari mulai Agustus 2021. Peningkatan jumlah vaksin ini diharapkan dapat segera membentuk herd immunity atau kekebalan komunal masyarakat.

"Saya berharap dimulai hari ini target satu juta vaksin untuk seluruh Indonesia betul-betul terus kita jaga sampai nanti bulan Juli dan bulan Agustus akan kita beri target 2 kali yang ada sekarang ini," tutur Jokowi usai meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal untuk masyarakat di Lapangan Bhayangkara Kompleks Mabes Polri Jakarta, Sabtu (26/6/2021).

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel