Vaksinasi Covid-19 Tulungagung Tuntas 91 Persen

·Bacaan 1 menit
Petugas menyiapkan vaksin COVID-19 produksi Sinovac untuk disuntikkan kepada tenaga kesehatan saat kegiatan vaksinasi di RSCM di Jakarta, Senin (8/2/2021). Kementerian Kesehatan secara resmi memulai vaksinasi tenaga kesehatan di atas 60 tahun pada hari ini. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Surabaya - Program Vaksinasi COVID-19 tahap pertama di Kabupaten Tulungagung, telah rampung dengan capaian sasaran sebesar 91,42 persen dari total 5.598 SDM kesehatan yang mendaftar ulang untuk menerima vaksin.

Sebagaimana dijelaskan oleh Petugas Monitor Evaluasi Vaksinasi COVID-19 dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Didik Eka, masih ada sebanyak 473 calon penerima vaksin yang telah dilakukan pemeriksaan dengan sistem screening yang akhirnya gagal divaksin sesuai jadwal.

"Jumlahnya ada sekitar 8,68 persen SDM nakes yang terdaftar akhirnya batal divaksin," kata Didik, di Tulungagung, Senin, 8 Februari 2021.

Mereka yang batal atau ditunda vaksinasi-nya dikarenakan kondisi fisik (kesehatan) yang kurang fit. Sedang yang untuk yang batal vaksin sebanyak 344 orang atau setara 6,15 persen, dilansir dari Antara.

Kendala vaksinasi kata Didik lebih ke pendaftaran penerima vaksin. Biasanya penerima vaksin mendaftar ulang mendekati waktu yang ditentukan, sehingga pihaknya kesulitan menata lokasi pemberian vaksin. Kesulitan mendistribusikan vaksin sama tenaga vaksin.

Kehadiran Capai 100 Persen

Jumlah kehadiran penerima vaksin hampir mencapai 100 persen. Capain target ini menempatkan Tulungagung di nomor 2 pemberian Vaksin COVID-19 setelah Surabaya.

"Harapannya untuk layanan publik seperti terminal, stasiun, TNI-Polri , guru tingkat kehadirannya menyamai kehadiran SDM Kesehatan," ucap pria yang juga menjadi anggota Komda KIPI Tulungagung ini berharap.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini