Vaksinasi Covid-19 Yogyakarta Tahap Kedua, Sultan Divaksin?

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Yogyakarta - Vaksinasi Covid-19 untuk tahapan kedua di Daerah Istimewa Yogyakarta akan dilakukan secara massal dimulai pada Senin (01/03) mendatang. Vaksinasi Covid-19 Yogyakarta massal akan dilakukan di Pasar Beringharjo, Benteng Vredeburg, dan Taman Parkir Abu Bakar Ali.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin berkoordinasi langsung dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X melihat lokasi vaksinasi massal yakni Pasar Beringharjo dan Benteng Vredeburg.

“Dalam kunjungan ini, saya mau minta izin karena beliau kan tuan rumahnya, karena rencana 1 Maret mendatang, kami akan mengadakan vaksinasi untuk pedagang di Pasar Beringharjo. Semoga agendanya dapat berjalan lancar,” kata Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin di Yogyakarta Minggu (21/02/2021) siang.

Budi mengatakan pedagang pasar adalah pihak rentan terpapar Covid-19 yang tercatat sebanyak 19.897 jiwa menjadi target vaksin Covid-19. Ada 8.144 pedagang Pasar Beringharjo dan sekitarnya, 2.600 pedagang sekitar Malioboro dan Alun-alun Utara, serta 9.153 pegawai toko yang ada di sepanjang kawasan Malioboro.

“Kita lihat kalau mereka kan ketemu dengan langganannya, ketemu banyak orang, oleh karena itu kita akan vaksinasi mereka,” katanya.

Budi menilai program vaksinasi Covid-19 di DIY tahapan pertama yang telah selesai dilaksanakan. Budi mengapresiasi kesiapan DIY dalam penyelenggaraan program vaksinasi tahap kedua.

“Meski masih ada beberapa yang perlu diberikan vaksin tambahan, itu sudah didata dan akan dilakukan segera. Selain itu, vaksinasi untuk lansia DIY yang berjumlah sekitar 15 persen akan diprioritaskan ,” kata Budi.

Tahapan kedua penerima vaksinasi Covid-19 selain lansia dan pedagang pasar adalah petugas pelayanan publik seperti tenaga pendidik, tokoh agama, wakil rakyat, pejabat negara, pegawai pemerintah, petugas keamanan, petugas transportasi, atlet, wartawan, dan pekerja sektor pariwisata. Untuk wilayah DIY, total jumlah penerima vaksinasi COVID-19 DIY tahap kedua di semua kabupaten/kota di DIY diperkirakan sekitar 630.000 orang.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Vaksinasi Pedagang

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan pemberian vaksin untuk pedagang di Pasar Beringharjo sendiri dilakukan secara menyeluruh. Termasuk pedagang keliling, pedagang los, buruh, pedagang kaki lima, dimulai pada tanggal 1 Maret 2021.

“Akan digelar kurang lebih sekitar empat hari,” ujar Sultan.

Sultan juga mengatakan jika data dan jumlah penerima vaksinasi massal sudah ada dan berada di bawah koordinasi pemerintah Kota Yogyakarta.

Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti yang mendampingi Gubernur DIY mengatakan jika pada agenda vaksinasi massal tersebut, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X beserta GKR Hemas, dijadwalkan akan turut divaksinasi.

"Harapannya beliau dapat menjadi figur bagi seluruh warga DIY. Teknis pelaksanaannya masih dikoordinasikan lebih lanjut,” ujar beliau.

Haryadi mengatakan Kota Yogyakarta diberikan prioritas karena ibu kota provinsi diharapkan menjadi contoh bagi ibu kota provinsi lain. Haryadi mengaku pelaksanaan vaksinasi massal tersebut dilakukan bertepatan dengan hari bersejarah.

“Momen peringatan Serangan Umum 1 Maret, akan ditandai dengan pelaksanaan vaksinasi massal ini. Persiapan tengah dilakukan bersama Dinas Kesehatan DIY dan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta,” imbuh Haryadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie, mengungkapkan jika vaksinasi tahap kedua menyasar semua kelompok tahapan kedua pada seluruh kabupaten/kota di DIY.

“Saat ini kami sedang menunggu vaksin yang datang karena rencana hari ini akan dikirimkan 21.000 vaksin multidos, satu vaksin bisa untuk 10 orang. Namun, saya masih menunggu seperti apa rincian pembagiannya untuk setiap kabupaten/kota,” ucapnya.

Program vaksinasi massal tersebut akan melibatkan 280 tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter, suster, dan vaksinator. Tenaga kesehatan ini berasal dari 18 puskesmas dan 11 rumah sakit di Kota Yogyakarta serta 2 klinik Polri.

“Dari jumlah tersebut, kami akan bagi ke tiga tempat yakni 7 tim di Abu Bakar Ali, 6 tim di Pasar Beringharjo, 7 tim di Benteng Vredeburg. Setiap tim terdiri dari 7 orang dan dibagi ke dalam 2 shift setiap harinya," urai Pembajun.

Sementara, target yang divaksin per harinya sejumlah 3.200 orang. Pembajun juga menjelaskan jika nantinya tak hanya pedagang Pasar Beringharjo saja yang diberikan vaksinasi.

“Agenda besok itu hanya kick-off, nantinya juga akan dilaksanakan di pasar-pasar yang ada di kabupaten/kota. Pelaksanaannya langsung dibawah koordinasi dari kabupaten/kota terkait,” ungkapnya.

Untuk pendaftaran program vaksinasi lansia bagi yang berdomisili di Kota Yogyakarta, dapat dilakukan melalui pranala yogyakarta.kemkes.go.id. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Kementerian Kesehatan RI Hotline 119 ext. 9.

Simak Video Pilihan Berikut Ini: