Vaksinasi Dapat Voucher di Jambi Bikin Warga Berdesakan Mengerikan

·Bacaan 2 menit

VIVAKerumunan warga ratusan orang terjadi di depan lapangan Hotel Yello atau tepatnya kompleks Transmart Kota Jambi sangat tidak mematuhi protokol kesehatan (prokes). Padahal Kota Jambi sedang melakukan penyekatan PPKM Level 4 yang diketahui sampai tanggal 29 Agustus 2021. Ironisnya, kerumunan itu dalam rangka vaksinasi COVID-19.

Meski antusiasme masyarakat tinggi namun hal tersebut berujung ketidaktertiban. Bahkan pihak Kepolisian sempat kewalahan mengaturnya. Kapolda Jambi, Irjen Pol A. Rachmad Wibowo yang mendapat informasi itu langsung turun ke lapangan guna mengatur masyarakat agar tidak berkerumun karena berpotensi jadi medan penularan virus Corona.

Pelaksanaan suntik vaksin itu diketahui terjadi sejak Rabu pagi sampai siang, 25 Agustus 2021. Masyarakat bak euforia ikut vaksin karena bisa mendapatkan voucher Rp100 ribu yang bisa digunakan berbelanja di Transmart Jambi. Alhasil kerumunan rapat ratusan orang tampak mengkhawatirkan itu terjadi.

Hengki, warga Kasang Kota Jambi yang ikut vaksin mengatakan bahwa dia mengetahui adanya suntik vaksin yang dilakukan didepan Hotel Yello dan bisa mendapatkan voucher Rp100 ribu. Namun setibanya di sana, dia harus mengantre lama untuk mendapatkan nomor urut vaksinasi.

"Saya datangnya dari jam 05.30 WIB namun warga lainnya subuh sudah datang untuk mengantre," ujarnya.

Ia menyebutkan, saat datang, masyarakat malah sudah berdesak-desakan demi mendapatkan voucher. Warga yang datang siang bahkan tak kebagian lagi voucher belanja.

"Ya harus gimana lagi dan terpaksa berdesakan karena bukti vaksin kita butuh kalau mau pergi ke mana-mana," kata Hengki pada Rabu, 25 Agustus 2021.

Dilaporkan saat terjadi kerumunan masyarakat, ada juga warga yang sampai pingsan namun langsung diamankan dari lokasi kerumunan.

"Tadi pagi saat berdesakan ramai, ada yang pingsan jumlahnya lebih dari 2 orang namun tidak tau kemana dibawa," katanya.

Terpisah, General Manager Hotel Yello Meggy saat dikonfirmasi mengatakan, terkait kerumunan masyarakat saat suntik vaksin di depan hotel bukan kewenangannya. Pihaknya hanya sebagai penyedia tempat suntik vaksin. Sementara panitia pelaksana sampai saat ini belum ada memberikan keterangan.

"Kalau soal kerumunan masyarakat bukan kewenangan saya karena saya hanya penyedia tempat lokasi vaksin saja," kata Meggy.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel