Vaksinasi di Mal, Menkes Bakal Tambah Alokasi Vaksin Kabupaten Tangerang

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, berencana akan menambah dosis vaksin COVID-19 untuk Kabupaten Tangerang. Dia menilai wilayah tersebut cepat dalam mengeksekusi vaksinasi COVID-19 untuk warga lanjut usia (lansia).

“Alhamdulillah saya lihat di sini orang tua di daerah Kabupaten Tangerang bisa divaksin duluan dan saya terharu. Nanti saya pun akan memikirkan bagaimana caranya ditambah vaksinnya untuk Kabupaten Tangerang ini,” Kata Budi dalam keterangannya, Minggu (28/3/2021).

Budi menjelaskan jika target vaksinasi tidak akan tercapai jika hanya mengandalkan puskesmas dan rumah sakit. Terlebih target pemerintah pusat mencapai 500 ribu vaksinasi per hari.

“Puskesmas dan rumah sakit setelah kita ukur tidak akan cukup. Targetnya selalu naik, bahkan Minggu lalu sudah bisa 500 Ribu vaksinasi per hari” ujar budi.

“Jadi tidak cukup Puskesmas dan rumah sakit saja yang melakukannya. Kita coba sentra-sentra seperti di Kabupaten Tangerang ini di Mall di Aula ataupun di ballroom,” imbuhnya.

Menurutnya, penggunaan mall untuk vaksinasi cukup tepat karena luas dan nyaman. Selain itu juga akan menggairahkan sektor ekonomi.

“Masyarakat yang datang untuk vaksin akan berbelanja di mall. Minimal membeli sesuatu, jadi ekonominya berjalan juga,” kata Menkes.

Infrastruktur Kesehatan Siap

Petugas medis menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada lansia secara drive thru di RSUI, Depok, Jawa Barat, Kamis (25/3/2021). XL Axiata bekerja sama dengan RSUI yang didukung Kemenkes dan Pemkot Depok menggelar program Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit untuk lansia. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Petugas medis menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada lansia secara drive thru di RSUI, Depok, Jawa Barat, Kamis (25/3/2021). XL Axiata bekerja sama dengan RSUI yang didukung Kemenkes dan Pemkot Depok menggelar program Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit untuk lansia. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sementar itu Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengungkapkan, wilayahnya siap menampung dosis vaksin dengan jumlah besar. Terlebih infrastruktur kesehatan sudah siap, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit.

Menurutnya setiap vaksin yang didapat dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten, akan langsung dieksekusi. Namun terbatasnya stok dari pemprov menjadi kendala tersendiri.

“Jadi jika sudah 80 persen stok vaksin sudah terdistribusikan ke masyarakat, pemprov baru kirim stok selanjutnya,” kata zaki.

Ahmed Zaki mengungkapkan kendala vaksinasi di Tangerang sudah disampaikan ke Menkes. Selain itu, dengan adanya kesiapan infrastruktur vaksinasi, Kabupaten Tangerang sanggup mendistribusikan 50 ribu dosis vaksin COVID-19 ke masyarakat dengan periode lima hari.

“Pak Menteri harus cek dulu infrastrukturnya siap nggak. Pemerintah Kabupaten Tangerang sendiri targetkan 15 ribu per hari. Kita sudah menyiapkan semuanya baik itu fasilitas kesehatan. Seperti rumah sakit, puskesmas ataupun vaksin center seperti ICE BSD Pagedangan, di mall-mall ataupun tempat-tempat lainnya,” pungkasnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: