Vaksinasi di Tanah Abang Bikin Kerumunan, Teknisnya Bakal Dievaluasi

Dedy Priatmojo
·Bacaan 1 menit

VIVA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat suara soal antrean warga untuk vaksinasi COVID-19 di Pasar Tanah Abang yang akhirnya menyebabkan kerumunan dan dibubarkan aparat.

Ariza menilai antrean peserta vaksinasi COVID-19 di Pasar Tanah Abang yang cukup panjang terjadi karena animo dukungan masyarakat yang cukup tinggi.

"Sekalipun ada antrean yang cukup panjang di Tanah Abang dan oleh lansia, ini menunjukkan animo kesungguhan dan dukungan dari masyarakat," kata Riza di Jakarta, Selasa malam.

Meski demikian, Wagub Riza menyatakan Pemprov DKI akan mengatur teknis proses vaksinasi di lapangan agar tak terjadi penumpukan kembali. Menurutnya warga juga harus tetap mematuhi protokol kesehatan selama proses vaksinasi berlangsung.

"Saya kira yang paling penting kita terus melaksanakan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan), mudah-mudahan secara teknis kita harus menjaga antrean," ujarnya.

Di sisi lain, Riza menyebut antrean peserta vaksinasi COVID-19 di Tanah Abang juga menunjukkan masyarakat berharap pandemi akan segera berakhir, sekaligus mematahkan anggapan bahwa vaksin berbahaya.

"Jadi kalau ada persepsi negatif terkait vaksin, ini bisa dipatahkan dengan bukti bahwa masyarakat berbondong-bondong ingin divaksin, bukan hanya pedagang, orang tua, dan semuanya," kata Riza.

Politisi Gerindra itu juga berharap program vaksinasi nasional bisa memberikan keyakinan pada masyarakat bahwa COVID-19 bisa berakhir di Indonesia.

"Mudah-mudahan program vaksinasi nasional yang dicanangkan Pak Jokowi bisa segera berikan keyakinan pada kita bahwa kita bisa mengurangi dan keluar dari COVID-19 di Indonesia," ujar Riza menambahkan.

Sebelumnya, kepolisian menyetop vaksinasi COVID-19 di Pasar Tanah Abang, Senin (22/2), lantaran terjadi antrean peserta. Sebuah foto yang beredar di media sosial memperlihatkan antrean mengular orang menunggu vaksinasi COVID-19 di Pasar Tanah Abang. (Ant)