Vaksinasi di Yogyakarta capai 93.000 orang

Dian Lestari Ningsih
·Bacaan 2 menit

VIVA – Capaian vaksinasi COVID-19 di Kota Yogyakarta yang dilakukan sejak pertengahan Januari 2021 hingga saat ini sudah menjangkau 93.597 orang untuk suntikan dosis pertama dan akan terus dilanjutkan dengan sasaran warga lanjut usia sebagai prioritas.

"Sedangkan untuk suntikan dosis kedua sudah diberikan kepada lebih dari 64.000 orang,” kata Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Jumat.

Dari total warga yang sudah mendapat vaksinasi sebanyak 24.727 orang adalah warga lanjut usia yang sudah menerima dosis pertama dan 12.463 warga lansia yang menuntaskan vaksinasi dengan menerima dosis kedua.

Meskipun demikian, Heroe mengatakan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 tidak dapat mengetahui jumlah warga Kota Yogyakarta yang sudah memperoleh vaksin COVID-19 karena sasaran vaksinasi di Kota Yogyakarta tidak dibedakan berdasarkan domisili.

Penerima vaksin merupakan warga yang berada di Kota Yogyakarta, baik karena berdomisili maupun tinggal di Yogyakarta atau karena bekerja di kota tersebut.

“Vaksinasi untuk lansia akan diutamakan. Kami menggelar vaksinasi massal sebanyak empat kali pada bulan puasa ini,” katanya. Selain itu, kegiatan vaksinasi untuk lansia juga tetap dilayani melalui 18 puskesmas, 13 rumah sakit, dan satu klinik.

“Jika satu puskesmas atau faskes memiliki kuota vaksinasi untuk 60 orang per hari, maka diharapkan dalam sehari ada 2.000 warga yang memperoleh vaksin tiap hari,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Emma Rahmi Aryani mengatakan jeda waktu antara vaksinasi dosis pertama dan kedua kini disamakan yaitu 28 hari, tidak lagi 14 hari untuk warga berusia kurang dari 60 tahun.

“Ini juga memudahkan dalam dalam menghitung jeda vaksinasi yang akan diberikan. Semuanya menjadi sama. Tidak ada yang lebih cepat atau lambat,” katanya.

Warga lansia di Kota Yogyakarta dapat mendaftar yogyakarta.kemkes.go.id untuk melakukan pendaftaran vaksinasi. Jika sudah mendaftar dan status di laman peduli lindungi dinyatakan siap vaksinasi, maka diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk divaksin.

“Vaksinasi di bulan Ramadhan tetap bisa dilakukan karena memang sudah ada fatwa dari MUI yang menyatakan vaksinasi tidak membatalkan puasa,” katanya. (ant)