Vaksinasi Door to Door Sasar Para Pendatang di Surabaya

·Bacaan 2 menit

VIVAVaksinasi dari rumah ke rumah atau door to door menyasar seluruh elemen masyarakat yang tinggal di Kota Surabaya, Jawa Timur, termasuk para pendatang.

Seperti pada Kamis, 15 Juli 2021, tim vaksinator menyasar warga Papua yang tinggal di Kota Pahlawan. Kegiatan suntik vaksin bagi warga Papua itu digelar di halaman Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Lahoi Roi, di Keputih Tegal Timur Gang 3B Blok D-10.

Kegiatan vaksinasi ditinjau langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Panglima Komando Daerah Militer V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Inspektur Jenderal Polisi Nico Afinta, dan sejumlah pejabat lainnya.

Kedatangan pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah itu disambut hangat oleh komunitas warga Papua di lokasi. Bahkan, sang pendeta pimpinan gereja tersebut memberikan noken dan piring bergambar cendrawasih khas Papua kepada Gubernur, Kapolda juga Pangdam.

Kemudian juga dibalas dengan pemberian sembako kepada perwakilan warga Papua di Surabaya yang telah selesai divaksin. Harapannya dengan sembako tersebut, tetap bisa memberikan penguatan gizi bagi warga Papua yang berdomisili di Kota Surabaya selama pandemi dan masa PPKM Darurat ini.

"Jadi door to door vaksinasi bersama jajaran Kodam V Brawijaya, serta jajaran Polda Jatim ini akan menjadi bagian untuk penguatan memastikan bahwa masyarakat bisa mendapat layanan vaksinasi semaksimal mungkin, minimal 70 persen pada bulan Agustus. Dan ini adalah hadiah warga Jatim pada HUT RI ke 76," kata Khofifah.

Menurut Khofifah, ada sebanyak 100 orang warga Papua yang ditargetkan mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 di titik ini.

Kata dia, upaya vaksinasi door to door di GPdI Lahoi Roi Kota Surabaya merupakan salah satu ikhtiar pemerintah untuk bisa menjangkau masyarakat seluas mungkin. Tak hanya bagi warga Jatim yang harus mendapatkan vaksinasi, warga dari luar Jatim yang berdomisili di Jatim pun punya hak yang sama untuk mendapatkan vaksinasi.

Dengan adanya layanan vaksinasi berbasis door to door, Khofifah berharap herd immunity bagi warga Jatim bisa segera tercapai. Untuk itu, peran tokoh agama dan tokoh masyarakat Papua di Jatim menjadi sebuah ikhtiar bersama untuk bisa mencapai harapan tersebut.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jatim, capaian vaksinasi dosis pertama di Jatim telah mencapai 6.529.163 orang atau setara dengan 20,51 persen. Sedangkan untuk capaian vaksinasi dosis kedua mencapai 2.521.448 orang atau setara 8,39 persen.

Berkaitan dengan target harian, Khofifah mengungkapkan targetnya diharapkan bisa mencapai 300 ribu dosis per hari. Namun dia menuturkan, stok vaksin di setiap kabupaten/kota saat ini belum cukup untuk memenuhi dan menjalankan target tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel