Vaksinasi dosis penguat di Kendari mencapai 63.452 jiwa

Dinas Kesehatan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mencatat jumlah warga yang sudah menjalani vaksinasi COVID-19 dosis penguat atau booster di daerah tersebut mencapai 63.452 jiwa dari 265.147 target sasaran.

"Booster di Kota Kendari sampai sekarang sudah sebanyak 63.452 orang dengan persentase 27,66 persen dari target sasaran. Itu berdasarkan data terakhir per 15 November 2022," kata Kepala Dinas Kesehatan Kendari Rahminingrum melalui telepon di Kendari, Kamis.

Sementara itu, pihaknya juga mencatat penerima vaksinasi dosis pertama mencapai 281.897 orang atau melampaui target dengan persentase 106,32 persen.

Sedangkan cakupan vaksinasi dosis kedua atau lengkap bagi masyarakat secara umum di ibu kota Provinsi Sultra ini mencapai 198.188 orang dengan persentase 74,75 persen dari target sasaran.

Baca juga: Epidemiolog: Masyarakat jangan abaikan protokol kesehatan

Ia merinci penerima vaksinasi per kategori di antaranya tenaga kesehatan 5.836 orang (140,59 persen) dosis pertama, 5.420 orang (130,57) dosis kedua, dan 4.252 orang (102,43) dosis penguat, serta 1.670 orang (40,23) booster kedua dari target 4.151 sasaran.

Kemudian, dosis pertama bagi petugas publik mencapai 52.962 orang atau 140,07 persen, dosis kedua 39.955 orang (105,67), dosis penguat 19.613 orang (51,87) dari target 37.810 sasaran.

Cakupan vaksinasi dosis pertama kelompok lanjut usia tercatat 9.751 orang atau 57,22 persen, dosis kedua 7.919 orang (46,47), dosis penguat 3.481 orang (20,43) dari target 17.040 sasaran.

Penerima dosis pertama masyarakat umum dan rentan sebanyak 153.040 orang atau 89,81 persen dan dosis kedua 105.720 orang (62,04) dan dosis penguat 37.053 orang (21,16) dari target 170.409 sasaran.

Baca juga: Epidemiolog: Vaksin booster modal lindungi warga dari subvarian baru

Vaksinasi bagi remaja mencapai 40.251 orang atau 112,63 persen dosis pertama dan 28.780 orang (80,53) dosis kedua dari target 35.737 sasaran.

Selanjutnya, vaksinasi usia 6-11 tahun dosis pertama mencapai 19.590 orang atau 52,45 persen dan dosis kedua 10.042 orang (26,88) dari target 37.352 sasaran.

Ia meminta masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan utamanya memakai masker karena wabah pandemi COVID-19 belum sepenuhnya hilang termasuk di Kota Kendari.

Dinas Kesehatan Kendari mencatat saat ini kasus aktif COVID-19 di daerah tersebut sebanyak 20 orang dengan rincian 13 sedang menjalani perawatan di rumah sakit setempat dan tujuh orang menjalani isolasi mandiri. Semuanya merupakan warga kota tersebut.

Baca juga: Epidemiolog: Vaksin booster cegah kematian akibat COVID-19

Dinas Kesehatan Kota Kendari merinci warga yang menjalani perawatan dalam masa penyembuhan di rumah sakit yakni RS Bahteramas enam orang dan RSUD Kendari tujuh orang.