Vaksinasi Dukung Ekonomi Pulih, Masyarakat Diminta Ikut Berpartisipasi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi dalam mempercepat program vaksinasi Covid-19 nasional. Dukungan dan partisipasi publik diperlukan karena untuk memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat agar aktivitas ekonomi dapat kembali bergulir.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan sudah sekitar dari 90 juta orang Indonesia yang mendapatkan vaksin dosis pertama dan 50 juta di antaranya sudah mendapatkan dosis lengkap.

Namun sayangnya, baru sekitar 6,3 juta lansia yang mendapatkan vaksin dosis pertama dan sekitar 4,3 juta yang mendapatkan dosis lengkap.

Begitu juga kelompok remaja (12-17 tahun) yang tercatat baru sekitar 3,8 juta yang mendapatkan dosis pertama dan sekitar 2,5 juta di antaranya telah mendapatkan dosis lengkap.

"Sementara itu, saat ini tenaga pendidik, sekitar 2,5 juta telah mendapatkan dosis pertama dansekitar 2 juta diantaranya telah mendapatkan dosis lengkap," ujar Menkominfo, Rabu (29/9/2021).

Dengan adanya ragam jenis vaksin di Indonesia, Menkominfo Johnny mengimbau masyarakatuntuk tidak memilih-milih vaksin.

Vaksin Aman

Petugas medis menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pelaku sektor jasa keuangan di Lapangan Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu (16/6/2021). Sebanyak 100 ribu dosis vaksin disediakan untuk pelaku sektor jasa keuangan. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Petugas medis menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pelaku sektor jasa keuangan di Lapangan Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu (16/6/2021). Sebanyak 100 ribu dosis vaksin disediakan untuk pelaku sektor jasa keuangan. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Menkominfo memastikan, semua vaksin yang tersedia telah mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan POM. Oleh karenanya, vaksin aman danberkhasiat serta akan terus diawasi oleh pemerintah.

Menkominfo juga menegaskan, pemerintah terus mengamankan ketersediaan vaksin dan segera melakukan distribusi ke daerah.

Total vaksin terdistribusi sepanjang Januari hingga 28 September 2021 telah mencapai 186,8 juta dosis vaksin.

"Kita bisa keluar dari masa pandemi yang menyulitkan ini dengan segera jika kita semua segeramelakukan vaksinasi dan juga disiplin memakai masker," ujar Johnny.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel