Vaksinasi Gotong Royong Alternatif Mempercepat Pemulihan Ekonomi

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Pandemi COVID-19 di seluruh dunia, termasuk Indonesia, masih belum menujukkan tanda-tanda berakhir. Namun, berbagai cara telah dilakukan untuk mengakhiri pandemi COVID-19.

Satu di antara cara mengatasi pandemi adalah dengan program vaksinasi secara masif. Diharapkan dengan cara tersebut, kondisi dunia bisa segera pulih.

Selama satu tahun lebih pandemi COVID-19, segala aspek kehidupan termasuk, aspek kesehatan dan ekonomi, sangat terpukul.

Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Hasbullah Thabrany, mengatakan aspek ekonomi dan kesehatan sulit untuk dikorbankan dan dipisahkan. Keduanya harus tetap berjalan seiringan.

Itulah mengapa, program vaksinasi COVID-19 secara mandiri oleh beberapa perusahaan diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi, sekaligus mengendalikan penularan virus COVID-19.

"Ekonomi dan kesehatan itu seperti sisi mata uang, tidak bisa dipisahkan. Makanya vaksin gotong royong ini menjadi satu di antara cara agar ekonomi kembali bangkit," ujar Hasbullah dalam diskusi virtual Protokol Jalan, Ekonomi Jalan, yang disiarkan FMB9ID_IKP, Jumat (28/5/2021).

Guru Besar dengan gelar Prof dr ini mengkalkukasikan pengeluaran setiap orang dalam sekali vaksin sekitar Rp900 ribu. Sementara vaksinasi COVID-19 minimal dua kali suntikan dengan jeda waktu tertentu sehingga untuk mendapatkan vaksin tahap 1 dan 2, setiap orang setidaknya mengeluarkan Rp1,8 juta.

Sementara, jika orang terinfeksi COVID-19, pengeluaran yang harus dikeluarkan lebih besar.

"Kalau kita kena COVID, taruhlah 10 hari, kalau kita sudah divaksin kita aman, peluangnya kecil kita dirawat. Kalau kita bisa bekerja, kita bisa dapat Rp5 juta, kalau kita tidak divaksin, kita terpaksa berada di rumah sakit hilang penghasilan Rp5 juta. Mendingan kita keluar Rp1,9 juta untuk vaksin. Ini ekonomi kesehatan," tambahnya.

Meski bukan metode penanggulan pandemi COVID-19 yang murah, Hasbullah menilai keuntungan yang diperoleh dengan vaksinasi jauh lebih besar. Penilaian tersebut dilihat dari manfaat dan dampak vaksinasi secara menyeluruh.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.