Vaksinasi Lansia di Banyuwangi Ditarget Capai 150 Ribu Pada Akhir Juni

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Banyuwangi - Dinas Kesehatan Banyuwangi menargetkan 150 ribu lansia sudah divaksinasi pada akhir Juni mendatang. Saat vaksinasi lansia sudah dilakukan serentak oleh 45 puskesmas.

Kadis Kesehatan Banyuwangi Widji Lestariono mencatat 3.200 lebih lansia yang sudah menerima dosis vaksinasi hingga kini, Jumat (21/5/2021).

"Sudah ribuan lebih. Ada yang menggunakan di balai desa atau balai dusun," katanya dikutip dari TimesIndonesia.

Melalui RT/ RW tiap-tiap lansia diberikan semacam surat undangan menerima vaksinasi Covid-19. Setelah mendaftar, selanjutnya para lansia tersebut melakukan screening awal terkait penyakit bawaan dan kondisi tubuh terkini.

Selain mendatangi lokasi vaksinasi, sejumlah petugas rupanya juga merelakan diri untuk mendatangi rumah lansia yang memiliki keterbatasan. Misalnya saja akses rumah yang jauh dan tidak ada yang mengantarkan.

"Ada juga yang proaktif mendatangi rumah lansia yang memiliki keterbatasan. Sehingga mereka tetap terlayani dengan baik dan mendapatkan haknya," katanya.

Rio, sapaan karib Widji Lestariono juga memastikan jika vaksin yang disuntikkan kepada lansia ini halal dan aman. Sebanyak 253.180 dosis vaksin AstraZeneca diterima Kabupaten Banyuwangi. Sebanyak 150 ribu di antaranya diprioritaskan untuk vaksinasi para lansia tersebut.

Aman Bagi Lansia

"Kami pastikan vaksin ini aman bagi para lansia, sehingga mereka tidak perlu khawatir," tegasnya.

Sedangkan dosis vaksin yang tersisa bakal digunakan untuk menyasar golongan petugas pelayanan umum. Kemudian dilanjutkan untuk pelaku ekonomi dan golongan lainnya.

"Petugas pelayanan publik kali ini ini juga termasuk kader-kader posyandu yang menjadi sasaran kami. Untuk pelaksanaannya (vaksinasi Covid-19), di luar lansia dilakukan di 13 Rumah Sakit dan 4 klinik yang ada di Kabupaten Banyuwangi," katanya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel