Vaksinasi Tidak Mengganggu Siklus Menstruasi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Vaksinasi masih menjadi salah satu program pemerintah untuk penanggulangan pandemi Covid-19. Hingga saat ini sudah ada 30 persen masyarakat Indonesia yang mencapai dosis pertama dan 17 persen untuk capaian dosis kedua.

Terkait hal ini, Virtual Class Liputan6.com menggelar tema “Prediksi Pandemi Masih Panjang, Bagaimana Strategi Pemberian Vaksin yang Tepat?” yang digelar Selasa (31/08/2021). Vaksinolog dr.Dirga Sakti Rambe, M.Sc, Sp.PD menyebutkan perempuan yang sedang mengalami menstruasi aman untuk melakukan vaksinasi.

Tidak hanya aman untuk pemberian vaksin Covid-19 saja tetapi aman untuk segala jenis vaksin yang lain seperti Hepatitis, Influenza, dan lainnya.

dr. Dirga menyampaikan, vaksinasi tidak mempengaruhi kesuburan dan tidak ada kaitannya dengan siklus menstruasi. Namun, ada beberapa kasus yang setelah melakukan vaksinasi mendapatkan gangguan siklus menstruasi tetapi hal ini jarang terjadi.

“Memang ada laporan yang menyebutkan bahwa setelah vaksinasi beberapa perempuan mengalami gangguan siklus menstruasi. Tapi, hal ini tidak berhubungan secara langsung, artinya bukan karena dia vaksinasi saat menstruasi,” ujarnya.

Masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi memiliki kekebalan tubuh terlebih dahulu sehingga terhindar dari resiko Covid-19 yang berat dan termasuk kematian akibat Covid-19.

dr.Dirga menyayangkan masyarakat yang belum atau ragu untuk melakukan vaksinasi hingga saat ini. “Rugi banget kalo enggak divaksin. Dengan vaksinasi, kita bisa memiliki kekebalan tubuh tanpa harus sakit terlebih dahulu jadi kita punya antibodi duluan,” ujar dr. Dirga.

(MG/Geiska Vatikan Isdy)

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel