Vaksinolog: Begitu Dapat Kesempatan Gunakan, Rugi Bila Tidak Divaksin COVID-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Sentra vaksinasi COVID-19 kini mulai ada banyak tempat. Jika Anda sudah mendapatkan kesempatan tersebut segera gunakan untuk melindungi dari virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

"Begitu dapat kesempatan gunakan, rugi banget kalau tidak divaksin," kata vaksinolog Dirga Rambe dalam virtual class bersama Liputan6.com pada Jumat, 25 Juni 2021.

Pada orang yang sudah divaksin COVID-19 tubuhnya akan memiliki kekebalan bila terpapar virus SARS-COV-2. Sehingga bila terkena COVID-19 kondisinya lebih ringan, tidak berat, tidak memerlukan perawatan di ICU dan ventilator serta menurunkan risiko kematian seperti disampaikan Dirga.

Meski sudah divaksin, Dirga mengingatkan protokol kesehatan 5M harus jalan terus. Kebiasaan untuk memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mobilitas harus ditegakkan.

"Vaksinasi tidak bisa berdiri sendiri, harus dikombinasikan juga dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan," kata dokter spesialis patologi klinik Lia G Partakusuma dalam kesempatan yang sama.

Tidak Usah Dengarkan Hoaks Soal Vaksin

Cek Fakta virtual class
Cek Fakta virtual class

Lia juga mengingatkan masyarakat bahwa vaksin COVID-19 yang digunakan Indonesia aman dan efektif. Sehingga, tidak usah percaya dengan aneka hoaks soal vaksin akhir-akhir ini.

"Kalau kita sudah divaksin enggak usah dengarkan hoaks ga jelas, yang ada chip atau magnetnya itu," katanya.

Lia mengatakan bahwa di setiap kemasan vaksin memang ada barcode tertentu. Tujuannya jika terjadi sesuatu bisa dilacak. Namun, bukan berarti di dalamnya ada chip.

Infografis Cara Pakai Masker Dobel yang Benar

Infografis Cara Pakai Masker Dobel yang Benar (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Cara Pakai Masker Dobel yang Benar (Liputan6.com/Abdillah)

Simak Video Berikut

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel