Valentino Rossi dalam Angka: Kiprah Unik Sang Legenda MotoGP

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Pembalap Yamaha Petronas SRT, Valentino Rossi, sudah melakoni balapan terakhirnya di MotoGP. Kurang lebih 25 tahun ia mengaspal, dan The Doctor pun menutup praktiknya.

MotoGP Valencia jadi panggung terakhir Valentino Rossi. Meski musim 2021 ini bukan tahun yang bagus buatnya, ia tetap disambut suka cita.

Jorge Lorenzo, Fabio Quartararo, dan sejumlah pembalap lainnya memberikan apresiasi kepada Rossi. Bahkan megabintang sepak bola, Ronaldo, turut memberikannya kejutan di paddock jelang sesi balapan di Sirkuit Ricardo Tormo.

Usai balapan, seluruh pembalap dan beberapa ofisial tim menghampiri Valentino Rossi di satu sudut sirkuit. Penonton di tribun yang sudah menantikannya juga memberikan penghormatan terakhir.

Perjalanan panjang Valentino Rossi di arena MotoGP usai sudah. Namun, warisannya akan tetap abadi meski ia tak lagi aktif membalap mulai detik ini.

432 Balapan

MotoGP - Valentino Rossi (Bola.com/Adreanus Titus)
MotoGP - Valentino Rossi (Bola.com/Adreanus Titus)

Valentino Rossi telah mengoleksi 432 balapan sepanjang kariernya. Sebanyak 372 di antaranya ia lakoni di kelas 500cc atau MotoGP.

Dari 432 balapan tersebut, Rossi memenangi 115 di antaranya, di mana 89 didapat di kelas 500cc atau MotoGP.

199 Podium

MotoGP - Valentino Rossi Petronas Yamaha (Bola.com/Adreanus Titus)
MotoGP - Valentino Rossi Petronas Yamaha (Bola.com/Adreanus Titus)

Andai saja Valentino Rossi mampu naik podium, maka itu akan jadi kali ke-200. Sayang, torehan 199 podium di MotoGP tak berubah.

Sepanjang kariernya, Valentino Rossi memulai balapan dari pole positions sebanyak 55 kali.

38 Sirkuit

MotoGP - Ilustrasi Valentino Rossi Balapan Terakhir di Valencia (Bola.com/Adreanus Titus)
MotoGP - Ilustrasi Valentino Rossi Balapan Terakhir di Valencia (Bola.com/Adreanus Titus)

Valentino Rossi telah membalap di 38 sirkuit berbeda sepanjang kariernya. Hebatnya, ia memenangi setidaknya satu kali pada 29 sirkuit di antaranya.

Sirkuit Catalunya dan Assen jadi favoritnya, sebab ia memenangi masing-masing 10 race di dua venue tersebut.

23 Podium Beruntun

MotoGP - Ilustrasi Valentino Rossi Pensuin, 9 Gelar Juara Dunia (Bola.com/Adreanus Titus)
MotoGP - Ilustrasi Valentino Rossi Pensuin, 9 Gelar Juara Dunia (Bola.com/Adreanus Titus)

Masih seputar podium, Valentino Rossi mencatatkan diri sebagai pembalap yang sukses menaiki podium sebanyak 23 kali beruntun.

Itu didapat sejak MotoGP Portugal 2002 hingga Afrika Selatan 2004.

9 Gelar

MotoGP - Ilustrasi Valentino Rossi (Bola.com/Adreanus Titus)
MotoGP - Ilustrasi Valentino Rossi (Bola.com/Adreanus Titus)

Status legenda layak disematkan kepada Rossi. Ia telah mengoleksi sembilan gelar juara dunia.

Dua di antaranya diperoleh di kelas 125cc dan 250cc. Sementara tujuh lainnya didapat di kelas 500cc atau MotoGP.

7 Motor

Valentino Rossi (Bola.com/Adreanus Titus)
Valentino Rossi (Bola.com/Adreanus Titus)

Valentino Rossi memenangi balapan GP dengan tujuh motor berbeda, yakni 125cc Aprilia, 250cc Aprilia, 500cc Honda, 990cc Honda, 990cc Yamaha, 800cc Yamaha and 1000cc Yamaha.

Ia adalah satu-satunya pembalap yang memenangi lima race beruntun dengan Yamaha dan Honda.

3 Rider

Dalam kariernya, Rossi tercatat sebagai rider dengan periode kemenangan terlama sepanjang sejarah yakni dengan 20 tahun 311 hari. Torehan tersebut membuat Rossi berada di depan Loris Capirossi dengan 17 tahun 49 hari. (Foto: AP/Nicolas Aguilera)
Dalam kariernya, Rossi tercatat sebagai rider dengan periode kemenangan terlama sepanjang sejarah yakni dengan 20 tahun 311 hari. Torehan tersebut membuat Rossi berada di depan Loris Capirossi dengan 17 tahun 49 hari. (Foto: AP/Nicolas Aguilera)

Ada tiga rider di kelas MotoGP yang pernah bersama-sama naik podium, tapi tak pernah melangkahi Rossi di podium pertama.

Mereka adalah Alex Rins, Fabio Quartararo and Stefan Bradl. Sementara Loris Capirossi jadi pembalap satu-satunya yang usianya lebih tua darinya yang pernah berbagi podium dengannya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel