Valentino Rossi, Mantan Musuh yang Kini jadi Idola Publik Italia

Pratama Yudha

VIVA – Tak ada yang menyangkal jika Valentino Rossi merupakan salah satu pembalap MotoGP terbaik sepanjang masa. Kariernya selama kurang lebih 25 tahun telah menghasilkan sembilan gelar juara dunia.

Tapi, siapa sangka jika sebelum menjadi idola publik Italia, Rossi dulunya adalah seorang musuh yang dibenci oleh publik dari negara sendiri.

Hal itu disampaikan oleh mantan bos Rossi saat mengawali karier balapnya bersama Aprilia, mendiang Ivano Beggio. Dia menuangkan segala tentang pembalap berjuluk The Doctor dalam buku autobiografinya.

Diungkapkan Beggio, Rossi selalu berhasil memecah suara dari masyarakat Italia. Ada yang mendukungnya, tapi tak sedikit yang membencinya.

"Saya tak pernah mendengar nama Valentino sebelumnya pada bertahun-tahun, dan saya sempat terpikir kalau dia akan sulit berubah (jadi pembalap papan atas MotoGP)," ujar Beggio dikutip Tuttomotoriweb.

"Saya sangat terkejut setelah mengetahui dia diingat sebagai salah satu pembalap terbaik sepanjang masa namun memiliki pembenci paling banyak dari negaranya sendiri," jelasnya.

Kendati demikian, Beggio tak bisa melupakan jasa besar Rossi terhadap popularitas olahraga roda dua ini di Negeri Pizza. Berkatnya, perkembangan MotoGP jadi lebih pesat.

"Jika hari ini olahraga balap roda dua memiliki banyak ruang di Italia, itu semua berkat dia," tutur Beggio.

Beggio selama ini dikenal sebagai sosok yang suka mengorbitkan pembalap Italia di MotoGP. Selain Rossi, pembalap lain yang juga jadi bintang MotoGP berkat Beggio adalah Max Biaggi, Loris Capirossi, dan mendiang Marco Simoncelli.

Tak lama lagi, para pembalap motor di kelas premium bakal kembali bersaing menjadi yang terbaik di musim ini. Dorna selaku operator sudah memutuskan untuk menggulirkan kembali MotoGP mulai 19 Juli mendatang dengan Sirkuit Jerez jadi seri pertama.

Baca juga: Jorge Lorenzo Tanggapi Rumor Comeback ke Ducati