Van Dijk kalahkan peraih medali Olimpiade saat juarai time trial

·Bacaan 1 menit

Pebalap sepeda Belanda Ellen van Dijk menjuarai time trial putri kejuaraan dunia sepeda jalan raya di Bruges pada Senin setelah menaklukkan peraih medali Olimpiade Tokyo Marlen Reusser dari Swiss dan rekan senegaranya Annemiek Van Vleuten.

Van Dijk yang juara dunia time trial edisi 2013 mencatat waktu 36:05.28 di lintasan datar sepanjang 30,3km dari Knokke-Heist di pantai Laut Utara ke pusat Bruges untuk merebut jersey pelangi keduanya.

Reusser yang meraih medali perak Olimpiade Tokyo menempati urutan kedua dengan selisih waktu 10 detik, sedangkan juara dunia dua kali dan peraih medali emas Olimpiade Tokyo Van Vleuten menduduki urutan ketiga yang berselisih 24 detik.

“Sudah lama menjadi impian merebut kembali gelar juara dunia,” kata Van Dijk seperti dikutip Reuters.

Baca juga: Atlet balap sepeda Selandia Baru meninggal, terkait kesehatan mental

"Tahun ini semuanya terasa sangat baik tetapi selalu ada Marlen Reusser yang begitu kuat. Saya tahu bahwa saya memiliki level yang sangat bagus tetapi saya juga tahu dia itu super, super kuat."

"Dalam beberapa pekan terakhir, dia mengalahkan saya dalam setiap time trial dan saya tahu itu akan sangat sulit ... Bagus bahwa saya tak tahu apakah itu cukup baik karena saya memulai satu jam lebih awal dari para favorit."

Reusser lebih cepat setelah melewati dua pos pemeriksaan pertama yang hampir tiga detik lebih cepat pada pos kedua untuk membuat Van Dijk berkeringat, tetapi pebalap sepeda Swiss itu kehilangan waktu pada bagian terakhir.

Juara dunia dua kali asal Amerika Serikat Amber Neben yang berusia 46 tahun menduduki urutan keempat dan Lisa Brennauer dari Jerman menempati urutan kelima.

Baca juga: Popularitas balap sepeda melonjak di Olimpiade Tokyo
Baca juga: AS rampas emas omnium putri balap sepeda trek Tokyo 2020

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel