Vanessa Khong-Ayahnya Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda Rp1 M

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Bareskrim Polri menahan dua tersangka investasi ilegal binary option platform Binomo, Vanessa Khong dan ayahnya, Rudiyanto Pei. Keduanya terancam dengan hukuman penjara maksimal 5 tahun.

Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Whisnu Hermawan mengatakan ancaman itu sesuai Pasal 5 dan atau Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Jo Pasal 55 ayat 1 KUHP.

"Dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1 M," kata Whisnu dalam keterangannya, Selasa (19/4).

Kekasih Indra Kesuma alias Indra Kenz, Vanessa Khong dan ayah dari Vanessa, Rudiyanto Pei (RP) ditahan lantaran diduga terlibat kasus Binomo.

"Betul penyidik menahannya, mulai tadi pagi," tutur Whisnu.

Menurut Whinsu, penahanan Vanessa dan Rudiyanto dilakukan usai pemeriksaan yang baru selesai pada Senin, 18 April 2022 sekitar pukul 23.00 WIB.

"Iya keduanya (ditahan) selama 20 hari ke depan di Rutan Mabes Polri," kata Whisnu.

Mereka ditahan usai menjalani pemeriksaan pada Senin (18/4) kemarin yang dimulai sekitar pukul 15.00 Wib. Kedatangan keduanya untuk usai ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penipuan via aplikasi Binomo.

"Tersangka kasus Binomo atas nama VK dan RP datang memenuhi panggilan penyidik, dan saat ini masih berlangsung pengambilan keterangan terhadap kedua tersangka," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Gatot Repli Handoko.

Selain Vanessa Khong dan Rudiyanto Pei ayahnya, Nathania Kesuma alias NK, adik dari Indra Kesuma alias Indra Kenz juga ditetapkan sebagai tersangka.

Ketiga tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 5 dan atau pasal 10 Undang-Undang No. 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan pasal 55 ayat 1e KUHP. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel