Vanny Rosyane: Saya Pakai Sabu Sejak SMP

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nama Vanny Rosyane(22) mendadak tenar dan terus menjadi perbincangan di media massa. Betapa tidak, Vanny berani buka-bukaan soal praktik seks dan narkoba di dalam Lapas Cipinang. Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin pun kebakaran jenggot, Kalapas Narkoba Thurman Hutapea dicopot.

Sikap Vanny yang berani blak-blakan ini dilakukan setelah ia menjalin hubungan dengan terpidana mati yang juga bandar narkoba internasional, Freddy Budiman.

Ia juga mengaku pernah berkunjung ke Lapas Cipinang dan bersenggama dengan Freddy juga menikmati sabu.

Bahkan dalam wawancara eksklusif dengan Kompas TV,Jumat(26/7/2013) malam, Vanny memang mengaku sudah memakai narkoba jenis sabu sejak duduk di sekolah menengah pertama (SMP).

"Aku pemakai dari SMP," kata Vanny.

Model majalah pria dewasa ini juga menceritakan apa saja yang dilakukannya saat berada di Lapas Narkoba Cipinang dengan Freddy. Awalnya Vanny mengaku berkenalan dengan Freddy pada akhir tahun 2012.

Ketika itu, dirinya diajak seorang teman wanita bernama Caca. Saat itulah diakui Vanny, dirinya kepincut dengan Freddy.

"Terakhir ketemu dari tahun lalu ketemu di lapas.
ketemu temanku anak Popular dia ngenalin ke aku. Besoknya abang(Freddy) nelepon katanya kesini saja sendiri enggak usah ajak Caca," ujar Vanny.

Selama bertemu dengan Freddy di Lapas Narkotika Cipinang, Vanny memang kerap mengisap sabu sembari mengobrol dan bercinta.

"Pas pake namanya orang make enggak berasa, lama, ngobrol-ngobrol tahu-tahu jam 5," kata Vanny.

Baca Juga:

Anggita: Abang Freddy Bilang Enggak Pernah ML dengan Vanny

Anggita Akui Pernah Teleponan dengan Freddy dari Lapas

Anggita Bela Freddy, Sangkal Ada Ruang Khusus Sabu dan ML

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.