Varian Baru COVID-19, Ini 3 Gejala di Mata yang Perlu Diwaspadai

Rochimawati
·Bacaan 2 menit

VIVA – Varian lain COVID-19 asal Inggris mulai meresahkan masyarakat secara global. Meskipun tidak ada bukti bahwa varian mutasi baru itu menimbulkan gejala lebih parah, namun ia lebih menular sehingga penting mengenali gejala sejak dini.

Walau varian baru ini belum terbukti ada di Indonesia, tak ada salahnya kita untuk lebih waspada dengan lebih mengenali gejalanya. Selain gejala utama yang sering disoroti, terdapat serangkaian gejala yang tidak biasa.

Faktanya, penelitian yang dipublikasikan di British Medical Journal (BMJ) menguraikan tiga hal yang berhubungan dengan gangguan pada mata. Menurut penelitian, fotofobia, sakit mata, dan mata gatal mungkin menandakan varian baru COVID-19.

Menanggapi temuan tersebut, spesialis mata, Dr Ali Mearza di Ophthalmic Consultants of London menuturkan bahwa ketiga gejala itu memang sulit dikenali sebagai infeksi virus SARS-CoV-2.

Namun, diakui Mearza, banyak penelitian memang menunjukkan bahwa sakit mata adalah gejala mata yang paling umum dari virus corona.

"Di antara masalah yang kurang diketahui yang dihadapi pasien adalah fotofobia dan mata sakit atau gatal. Fotofobia adalah bentuk kepekaan cahaya dan sering dikaitkan dengan sakit kepala. Penderita mengalami ketidaknyamanan atau nyeri pada mata, terutama saat pertama kali menyalakan lampu," ujarnya seperti dikutip dari laman Express UK.

Lantas, bagaimana mengatasi gejala tersebut?

“Sayangnya ini bisa sangat menyakitkan, tetapi tetes mata sebagai pelumas yang dapat dibeli bebas, akan sangat membantu dalam mengurangi rasa sakit,” saran Dr Mearza.

Seperti yang dia jelaskan, banyak orang juga menemukan pengobatan alami seperti mengonsumsi biji rami atau minyak Omega-3 dapat membantu. Mata gatal juga umum terjadi di antara pasien COVID-19 saat ini. Namun jika Anda mengalami kemerahan yang ekstrem di mata, itu bisa menjadi tanda konjungtivitis virus, dan berkaitan dengan COVID-19.

Seperti diketahui, jumlah kasus COVID-19 saat ini masih tinggi. Untuk itu, cara yang paling efektif dilakukan untuk mencegah penularan yaitu dengan mematuhi protokol kesehatan dan selalu melakukan 3M: Memakai Masker, Menjaga Jarak dan jauhi kerumunan serta Mencuci Tangan Pakai Sabun.

#ingatpesanibu
#satgascovid19
#pakaimasker
#cucitanganpakaisabun
#jagajarak