Varian Baru COVID-19 Telah Menyebar ke Amerika Serikat

Raden Jihad Akbar, Dinia Adrianjara
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kasus pertama varian baru virus Corona atau COVID-19, telah terdeteksi di Amerika Serikat, tepatnya di negara bagian Colorado. Gubernur Jared Polis mengatakan, negaranya telah menemukan kasus varian virus B117, yang mulanya terdeteksi di Inggris awal November lalu.

Dalam pernyataan resmi pemerintah negara bagian Colorado, disebutkan individu yang tertular virus baru tersebut adalah laki-laki berusia sekitar 20 tahun. Dia saat ini sedang diisolasi di Elbert County dan tidak memiliki riwayat perjalanan.

Individu tersebut tidak memiliki kontak dekat, namun kondisinya akan terus dipantau. Pihak berwenang juga sedang bekerja untuk mengidentifikasi kasus potensial lainnya, melalui pelacakan kontak.

Baca juga: Pandemi-COVID-19, Belanja Ritel Masyarakat Membaik di Akhir Tahun

Dilansir dari Channel News Asia menurut laporan media setempat, kasus Colorado adalah infeksi virus varian baru pertama yang diketahui tercatat di Amerika Serikat. Dua kasus varian baru di benua Amerika Utara, ditemukan di Kanada akhir pekan lalu.

Kekhawatiran telah muncul akibat jenis baru COVID-19, yang menurut para ahli berpotensi lebih menular. Menurut badan kesehatan Uni Eropa, ECDC, lebih dari 3.000 kasus varian baru virus telah dilaporkan di Inggris dan belasan negara di Eropa serta seluruh dunia.

Di Afrika Selatan, lebih dari 300 kasus varian lain telah dicatat. Tiga kasus varian strain tersebut telah dikonfirmasi di Eropa, di mana dua di antaranya di Inggris dan satu di Finlandia. Namun ketiganya telah dikaitkan dengan orang yang kembali dari Afrika Selatan. (art)