Varian Lambda Dikhawatirkan Naik Status Jadi Variant of Concern WHO

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Varian Lambda rupanya dikhawatirkan naik status menjadi Variant of Concern (VoC) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Varian of Concern artinya, varian yang terdapat bukti peningkatan penularan, penyakit yang lebih parah, misal peningkatan rawat inap atau kematian, penurunan efektivitas pengobatan atau vaksin, atau kegagalan deteksi diagnostik.

Varian Lambda pertama kali ditemukan di Peru pada awal Desember 2020 dan mulai menyebar kini ke 30 negara. Penyebaran varian Lambda atau C.37, terutama di negara-negara Amerika Selatan, seperti Peru dan Cile.

Ketua Pokja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada Gunadi mengatakan, saat ini varian Lambda sedang diamati oleh WHO.

WHO memasukkan varian Lambda dalam daftar Variant of Interest (VoI), yang diprediksi pengaruhi peningkatan penularan atau keparahan penyakit.

"Yang mungkin sekarang lagi dibicarakan ini varian Lambda. Varian ini dikhawatirkan bisa naik statusnya menjadi Variant of Concern," jelas Gunadi saat dialog virtual, Rabu (7/7/2021).

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Status Varian Lambda Naik VoC, Tunggu Keputusan WHO

Gambar korban diproyeksikan pada Jembatan Brooklyn saat Hari Peringatan COVID-19 di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, 14 Maret 2021. Kota New York yang mencatat kematian tertinggi akibat COVID-19 di AS, memberikan penghormatan yang emosional pada para korban yang meninggal. (Kena Betancur/AFP)
Gambar korban diproyeksikan pada Jembatan Brooklyn saat Hari Peringatan COVID-19 di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, 14 Maret 2021. Kota New York yang mencatat kematian tertinggi akibat COVID-19 di AS, memberikan penghormatan yang emosional pada para korban yang meninggal. (Kena Betancur/AFP)

Terkait varian Lambda, apakah akan naik status menjadi Variant of Concern atau tidak, Gunadi menegaskan, harus menunggu keputusan dari WHO.

"Kita harus menunggu dulu dari WHO, apakah nanti varian Lambda meningkat statusnya, dari Variant of Interest menjadi Variant of Concern," tegasnya.

WHO memasukkan varian Lambda dalam VoI jika genom memiliki mutasi dengan implikasi fenotipik yang telah ditetapkan atau diduga dan salah satu dari:

- Telah diidentifikasi menyebabkan beberapa penularan komunitas/beberapa kasus/klaster COVID-19,atau telah terdeteksi di banyak negara, atau

- Dinyatakan sebagai VoI oleh WHO yang berkonsultasi dengan WHO SARS-CoV-2 Virus Evolution Working Group.

Gunadi juga menyebut, Variant of Interest yang sudah masuk daftar WHO, antara lain, Epsilon, Eta, Iota, Kappa, Lambda, dan Zetta. Adapun Variant of Concern yang masuk WHO, yakni Alpha, Beta, Gamma, Delta,

"Sampai sekarang yang terdeteksi di Indonesia itu Alpha, Beta, dan Delta. Gamma belum terdeteksi di Indonesia," ujarnya.

Infografis Hati-Hati Varian Baru Covid-19 Ancam Anak dan Remaja

Infografis Hati-Hati Varian Baru Covid-19 Ancam Anak dan Remaja. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Hati-Hati Varian Baru Covid-19 Ancam Anak dan Remaja. (Liputan6.com/Abdillah)

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel