Venna Melinda Tak akan Damai dan Tarik Laporan KDRT Ferry Irawan di Polisi

Merdeka.com - Merdeka.com - Artis Venna Melinda dipastikan tidak akan menarik laporannya atas sang suami, Ferry Irawan di polisi. Hal ini dipastikan Venna, setelah ia mengaku mengalami trauma fisik dan psikis atas kejadian tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh adik kandung sekaligus pengacara Venna, Reza Mahastra pada wartawan di Mapolda Jatim. Menurut Reza, dirinya datang khusus untuk menemui Venna karena korban harus melengkapi hasil kesehatan yang didapatnya. Selain itu, ia juga menunjukkan trauma yang valid yang dialami oleh Venna.

"Dia harus melengkapi dari hasil kesehatan yang dia dapat. Nanti dia konfirmasi juga kepada dokter-dokter yang merawat. Nah nanti kita lihat hasil akhirnya untuk trauma yang dialami di mana. Tapi yang pasti telah saya tunjukan trauma yang valid yang dialami bu Venna, akibat kejadian kemarin di Kediri," katanya, Selasa (10/1).

Dia lantas menjelaskan, bahwa kekerasan fisik yang dialami oleh Venna itu tidak hanya sekali terjadi. Namun, Venna mengaku sudah beberapa kali terjadi kekerasan fisik.

"Ya kalau menurut pengakuan yang bersangkutan (Venna) kepada keluarga, itu sudah beberapa kali dilakukan tapi itu sengaja ditutupi oleh ibu Venna. Karena kan untuk menjaga aib rumah tangga.

"Tapi Mungkin pada saat kejadian kemarin itu, sepertinya sudah melewati batas yang seharusnya. Maka akhirnya bu venna memutuskan untuk melaporkan ke polisi," tandasnya.

Terkait dengan persoalan ini, Reza pun memastikan bahwa sang kakak tidak akan menarik laporannya dari polisi, meski terlapor adalah sang suami.

"Bu Venna telah memberikan komitmennya untuk tidak akan menarik laporannya," ungkapnya.

Diketahui, kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami oleh artis Venna Melinda rupanya berawal dari cekcok mulut dengan suaminya Ferry Irawan pada Minggu (8/1) di sebuah hotel di Kediri Kota. Akibatnya, hidung Melinda disebut mengalami pendarahan usai ditekan dengan kepala Ferry.

Laporan terhadap Ferry ini sebenarnya telah dilakukan oleh Venna Melinda di Polres Kediri Kota. Namun, oleh Polres Kediri Kota, kasus tersebut akhirnya dilimpahkan ke Polda Jatim. [ded]