Verstappen Akui Honda Selalu Minta Maaf soal Mesin

Zeynep Temel
·Bacaan 1 menit

Seperti diketahui, Honda merupakan penyuplai power unit untuk Red Bull sejak F1 2019. Dan sepanjang 2020, mereka mengalami berbagai masalah terkait daya tahan mesin.

Problem ini beberapa kali menyebabkan Max Verstappen gagal finis. Ia juga kesulitan bersaing dengan Mercedes-AMG Petronas dan hanya meraih posisi ketiga klasemen.

Verstappen mengakui bahwa Honda menyampaikan permintaan maaf kepadanya setiap mesin mengalami masalah. Namun sang pembalap tidak ingin mendengarkan apologi.

Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, keluar dari mobil RB16 miliknya usai kualifikasi GP Austria 2020.

Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, keluar dari mobil RB16 miliknya usai kualifikasi GP Austria 2020. <span class="copyright">Mark Sutton / Motorsport Images</span>
Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, keluar dari mobil RB16 miliknya usai kualifikasi GP Austria 2020. Mark Sutton / Motorsport Images

Mark Sutton / Motorsport Images

Formula 1 2021 bakal jadi musim terakhir Honda berpartisipasi dalam ajang balap jet darat. Pabrikan Jepang itu ingin mencurahkan fokus pada pengembangan hybrid.

"Saya tidak terkejut (saat tahu Honda memilih mundur) karena kami (Red Bull) merasa cepat atau lambat akan terjadi. Sangat disayangkan, tapi saya tak khawatir," kata Verstappen.

"Bukan rahasia lagi bahwa kami ingin fokus dan mengurus diri sendiri. Tim tentu akan mencari solusi, namun itu tidak mudah. Kita akan lihat nanti," sang pembalap menambahkan.