Verstappen puncaki FP1 GP Austria, duet Ferrari membayangi

·Bacaan 3 menit

Max Verstappen mengawali akhir pekan Grand Prix Austria dengan mencatatkan waktu tercepat di sesi latihan bebas pertama pada Jumat, dibayangi dua mobil Ferrari di belakangnya.

Sesi FP1 tersebut juga menjadi kesempatan Pirelli untuk menguji ban dengan kompon baru yang disebut-sebut lebih kuat, yang akan dites kembali di Silverstone dalam dua pekan ke depan.

Tim dipasok dua set ban baru untuk digunakan pada sesi latihan Jumat.

Red Bull mengawali sesi latihan selama 60 menit itu dengan ban soft sebelum beralih ke ban purwarupa tersebut, yang membantu Verstappen mencetak waktu satu menit 5,5 detik di paruh pertama sesi, sebelum memperbaiki catatannya dengan ban soft menjadi satu menit 5,143 detik, demikian laman resmi Formula 1.

Baca juga: Verstappen tak senang dengan penjelasan Pirelli soal pecah ban di Baku

Dengan selisih 0,266 detik, Charles Leclerc menjadi pebalap tercepat kedua dan Ferrari menegaskan kecepatan Ferrari 0,020 detik di belakang rekan satu timnya itu.

Valtteri Bottas finis keempat untuk Mercedes di saat rekan satu timnya Lewis Hamilton finis hampir setengah detik berselang di P7 di belakang rookie tim AlphaTauri Yuki Tsunoda dan Kimi Raikkonen dari tim Alfa Romeo.

Sang juara dunia tujuh kali nyaris bersenggolan dengan Nikita Mazepin di Tikungan 3 saat rookie tim Haas itu kurang cekatan membawa mobilnya menghindari pebalap di belakangnya saat melaju dengan lambat.

Hamilton mengerem hingga bannya terkunci dan mampu terhindar dari tabrakan dengan Mazepin.

Baca juga: Hamilton jajal simulator setelah rentetan kemenangan Red Bull

Sergio Perez finis P8 di mobil Red Bull kedua setelah mencetak waktu sama persis dengan Hamilton, mengungguli pebalap AlphaTauri Pierre Gasly di P9.

Lando Norris membawa McLaren melengkapi posisi 10 besar di saat rekan satu timnya Daniel Ricciardo di P12.

Pebalap China Guanyu Zhou menjalani debut FP1 bersama tim Alpine dan finis P14, 0,4 detik lebih lamban dari Esteban Ocon yang finis P11.

Zhou menjadi pebalap pertama dari China yang berpartisipasi di sesi Grand Prix sejak GP China 2013.

Pada FP2 Zhou akan menyerahkan kembali mobilnya ke Fernando Alonso.

Baca juga: Ferrari bergulat dengan masalah keausan berlebihan ban depan

Pebalap penguji Ferrari Callum Illot finis P16 saat mengikuti latihan bersama tim Alfa Romeo dengan meminjam mobil Antonio Giovinazzi.

Sedangkan Roy Nissany tampil lebih cepat dari Nicholas Latifi di kesempatan terakhirnya berlatih dengan mobil Williams.

Verstappen, yang pekan lalu tampil dominan di Grand Prix Styria dari pole hingga finis, memiliki peluang untuk memperlebar jaraknya di puncak klasemen pebalap dari Hamilton yang saat ini berjarak 18 poin.

Mercedes, yang dominan sejak awal era mesin hybrid turbo V6 pada 2014, seakan kesulitan mengembalikan momentum kemenangan mereka.

Baca juga: Red Bull siap repotkan Mercedes lagi di GP Austria

Hasil FP GP Austria
1 Max Verstappen Red Bull Racing 1:05,143
2 Charles Leclerc Scuderia Ferrari Mission Winnow 1:05,409
3 Carlos Sainz Scuderia Ferrari Mission Winnow 1:05,431
4 Valtteri Bottas Mercedes AMG Petronas Formula One Team 1:05,445
5 Yuki Tsunoda Scuderia AlphaTauri Honda 1:05,474
6 Kimi Raikkonen Alfa Romeo Racing Orlen 1:05,586
7 Lewis Hamilton Mercedes AMG Petronas Formula One Team 1:05,709
8 Sergio Perez Red Bull Racing 1:05,726
9 Pierre Gasly Scuderia AlphaTauri Honda 1:05,726
10 Lando Norris McLaren F1 Team 1:05,880
11 Esteban Ocon Alpine F1 Team 1:05,980
12 Daniel Ricciardo McLaren F1 Team 1:06,181
13 Lance Stroll Aston Martin Cognizant Formula One Team 1:06,203
14 Guanyu Zhou Alpine F1 Team 1:06,414
15 Sebastian Vettel Aston Martin Cognizant Formula One Team 1:06,444
16 Callum Ilott Alfa Romeo Racing Orlen 1:05,564
17 Mick Schumacher Uralkali Haas F1 Team 1:06,583
18 Roy Nissany Williams Racing 1:06,683
19 Nicholas Latifi Williams Racing 1:06,978
20 Nikita Mazepin Uralkali Haas F1 Team 1:07,316

Baca juga: Verstappen dominan juarai GP Stryria untuk perlebar jarak di klasemen
Baca juga: Bottas singgung keluhan tim rival penyebab penalti 'keras' GP Styria
Baca juga: Bukan rahasia lagi mobil Red Bull lebih cepat, kata bos Mercedes

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel