Vettel Nilai Amarah Leclerc di GP Turki Berlebihan

Jonathan Noble
·Bacaan 1 menit

Lelcerc dibuat frustrasi oleh dirinya sendiri setelah kesalahan yang ia buat di lap terakhir GP Turki membuka celah bagi Sergio Perez dan Vettel meraih podium.

Berbicara dengan timnya lewat radio usai balapan, Leclerc melabeli dirinya sendiri sebagai orang "bodoh", sama seperti insiden yang ia alami di Baku saat sesi kualifikasi musim lalu.

"Saya melakukan pekerjaan yang buruk! Saya melakukan pekerjaan yang buruk! Saya melakukan pekerjaan yang sangat buruk," teriak Leclerc saat berbicara dengan timnya lewat radio.

Esteban Ocon, Renault F1 Team R.S.20, Charles Leclerc, Ferrari SF1000

Esteban Ocon, Renault F1 Team R.S.20, Charles Leclerc, Ferrari SF1000<span class="copyright">Charles Coates / Motorsport Images</span>
Esteban Ocon, Renault F1 Team R.S.20, Charles Leclerc, Ferrari SF1000Charles Coates / Motorsport Images

Charles Coates / Motorsport Images

Lebih lanjut, Vettel mengaku senang dengan apa yang diraih pembalap asal Monaco tersebut di usianya yang masih muda. Kesalahan-kesalahan di lap terakhir juga dinilainya selalu menyakitkan.

"Saya senang dengan apapun yang ia raih dan apa yang akan diraihnya di masa depan, karena dia adalah anak yang baik.

"Itu adalah balapan yang sangat sulit dan saya pikir kami semua pernah kehilangan segalanya saat balapan akan berakhir. Itu akan lebih menyakitkan jika terjadi di lap terakhir," Vettel mengakhiri.