Vettel Tak Berikan Toleransi terhadap Insiden Crane GP Turki

Jonathan Noble
·Bacaan 1 menit

Mobil pengangkut itu dikeluarkan untuk mengangkut mobil pembalap Williams, Nicholas Latifi.

Rookie itu tergelincir di tikungan kedelapan lintasan dalam kecepatan tinggi. Insiden tersebut terjadi di sesi pertama kualifikasi.

Namun, saat sesi kedua kualifikasi dimulai, crane ternyata masih berada di depan pembatas lintasan dan hanya dilindungi oleh dua yellow flag, yang dikibarkan oleh ofisial.

Direktur balap F1, Michael Masi, memberikan pejelasan pada situasi itu. Seharusnya crane sudah tidak berada di trek saat mobil-mobil F1 melewati sektor tersebut.

Nicholas Latifi, Williams Racing, meninggalkan mobilnya setelah tergelincir saat kualifikasi

Nicholas Latifi, Williams Racing, meninggalkan mobilnya setelah tergelincir saat kualifikasi<span class="copyright">Charles Coates / Motorsport Images</span>
Nicholas Latifi, Williams Racing, meninggalkan mobilnya setelah tergelincir saat kualifikasiCharles Coates / Motorsport Images

Charles Coates / Motorsport Images

Pendapat pilot Ferrari itu kemudian didukung oleh rekan setimnya, Charles Leclerc. Ia ingin para pembalap mendiskusikan hal tersebut dengan Masi di Bahrain.

"Untuk masalah crane, saya pikir kami semua cukup terkejut melihat hal itu," ujarnya.

"Dan kami mungkin akan membicarakan hal ini bersama-sama di pertemuan selanjutnya, agar bisa menghindari hal seperti ini.

"Tidak perlu lagi memberikan pendapat lain mengenai sitasi seperti ini. Jadi ya, saya pikir itu seharusnya tidak terjadi, dan kami pastikan itu tidak akan terjadi lagi di masa depan."

F1 tentunya sangat menyadari insiden crane seperti ini, mengingat pembalap asal Prancis, Jules Bianchi, meninggal karena cedera yang ia derita setelah mengalami tabrakan dengan mobil pengangkut pada GP Jepang 2014.