Vettel Tertantang Taklukkan Musim Baru dengan Aston Martin

Xaveria Yunita
·Bacaan 2 menit

Saat ini kakinya seolah berdiri di antara kedua tim. Selain mempersiapkan empat balapan sisa musim ini dengan Ferrari, pembalap Jerman tersebut juga mulai mempelajari berbagai sistem di skuad barunya.

Ia mengungkapkan bakal bekerja total setelah kontraknya bersama tim Kuda Jingkrak tamat akhir musim 2020. Dua bulan awal tahun depan merupakan periode krusial bagi Vettel.

“Saya kira mobil untuk 2021 akan sama dengan tahun ini tapi saya kira itu menjadi tantangan besar menjadi yang terbaik di segala aspek. Januari, Februari mendatang, saya akan melibatkan diri dalam proyek dan mencoba memastikan bahwa saya sudah mengerti semua yang perlu dipahami sebelum mengemudi, uji coba dan balapan dimulai,” katanya dilansir situs Formula1.com.

Baca Juga:

FIA Larang Penggunaan Kamera 3D di Formula 1

Pilot jet darat yang sudah bekerja untuk Ferrari selama enam tahun itu akan melakukan pendekatan yang serupa di Aston Martin. Sebagai pembalap baru, pria 33 tahun tersebut ingin mengenal semua anggota tim dan metode kerja mereka. Ini diperlukan untuk membangun harmoni yang diperlukan untuk sukses.

“Saya kira tidak ada sesuatu yang khusus atau seseorang tertentu (untuk dikenal). Dengan mengenal tim secara keseluruhan dan ritme kerja mereka, untuk membentuk perbedaan, dan mencoba berkontribusi supaya semua lebih baik,” Vettel melanjutkan.

Baca Juga:

Turunkan Pembalap Muda, Bos Haas Siap Tanggung Risiko

Juara dunia F1 empat kali tersebut tidak terlalu sedih meninggalkan tim yang bermarkas di Maranello, setelah membalap untuk mereka di 114 grand prix dan memberi 14 kemenangan.

“Pada akhirnya ini seperti sebuah hubungan. Saya akan merindukan para kru, tentunya semangatnya, saya kira ide, Ferarri adalah legenda. Saya adalah fan mereka sejak kecil, terinspirasi dari Michael Schumacher,” ucap Sebastian Vettel.

“Namun, ketika Anda jadi bagian dari itu kemudian mengenal orang-orangnya, melihat dari balik layar, itu akan tetap jadi mereka. Kabar bagusnya, saya masih bisa bertemu mereka secara reguler musim depan meski dengan cara berbeda.”