Via Vallen Beberkan Proses Hukum Kasus Pembakaran Mobilnya

Donny Adhiyasa, Aiz Budhi
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pada pertengahan tahun 2020 lalu, dunia hiburan Tanah Air dihebohkan dengan insiden mobil milik Via Vallen dibakar oleh seorang laki-laki tak dikenal. Mobil mewah Via dibakar pada Selasa dini hari, 30 Juni 2020.

Pada saat itu, sempat beredar kabar yang menyebut jika pelaku adalah penggemar Via Vallen. Namun tampaknya, Via merasa tidak terima jika pelaku yang membakar mobilnya tersebut, disebut sebagai penggemar.

Menurut Via, seorang penggemar tidak akan menyakit dan tidak akan merugikan. Proses persidangan kasus tersebut harus ditunda karena adanya pandemi COVID-19.

“Aku sih gak percaya maksudnya dia itu nge-fans. Aku gak terima kalau dia dibilang fans. Gak bakal nyakitin juga apalagi merugikan. Sudah (pelaku sudah ditangkap). Jadi masih mau sidang cuma ditunda karena masih COVID-19,” ujar Via Vallen dikutip VIVA dari konten video podcast channel YouTube Deddy Corbuzier, Kamis 18 Maret 2021.

Kemudian, Via menjelaskan bahwa asuransi mobilnya tersebut sudah habis. Pelantun single ‘Sayang’ itu mengaku bahwa hanya tersisa ban mobil bagian belakang yang bisa dijual.

“Maksudnya kenapa yang dibakar harus mobil yang itu kenapa gak yang lain. Aku sampai sekarang juga belum beli loh,” kata Via Vallen.

“Kebetulan habis (asuransinya). Hilang sudah. Habis, sisa paling yang bisa dijual itu bannya, ban belakang. Cuma itu doang. Soalnya pas kebetulan memang asuransinya itu habis itu di satu bulan atau dua bulan sebelum dibakar,” katanya menambahkan.

Lebih lanjut, Via mengaku tidak pernah berpikir bahwa mobil mewahnya itu akan dibakar oleh orang tak bertanggung jawab.

“Aku biarin (enggak perpanjang asuransi) karena aku habis klaim asuransi, jadi masih garansi gitu loh, kalau misal nanti lecet-lecet bisa diklaim. Makanya yo weis lah nanti aja. Aku enggak kepikiran sampai ke situ (dibakar)," ucap Via.