Vialle Akhiri MX2 2020 dengan Titel Juara Dunia

Muhamad Fadli
·Bacaan 2 menit

Pada paruh pertama musim ini, Greets tampil meyakinkan dengan memimpin klasemen setelah mendapat tiga kemenangan beruntun pada dua putaran di MXGP Latvia.

Vialle mulai menunjukkan kualitasnya saat memasuki putaran Italia, pada 13 September lalu. Dari 20 balapan terakhir, pria asal Prancis itu hanya tiga kali finis di luar podium.

Pada tahun lalu, Vialle menjalin kerja sama dengan Red Bull KTM Factory dan menjadi pemain kunci di kejuaran. Podium pertamanya dalam MX2 datang di Uddevalla selama gelaran MXGP Swedia pada 2019.

Ia pun mengakhiri musim lalu di urutan keempat dalam klasemen, dan hanya berjarak lima poin di bawah Greets.

Pada musim ini, Vialle menunjukkan tajinya dengan menjadi andalan KTM. Ia menjalani peran itu dengan kepercayaan diri tinggi.

Kemenangan pertamanya ia dapatkan di MXGP Belanda, dan saat ini telah mencatatkan 13 podium tertinggi dengan total mencatatkan 309 lap.

Baca Juga:

Wawancara: Jorge Prado, rookie KTM di kelas MX2 Kiara Fontanesi melawan kroser pria di MX2 Eropa

Vialle juga berhasil memenangkan Fox Holeshot Awards pada tahun ini setelah meraih total 20 poin, dengan menyisakan satu putaran.

“Balapan di sesi pagi sangat sulit bagi saya, karena mendapatkan penalti. Tapi saya mendapatkan FOX Holeshot di balapan pertama dan rasanya luar biasa,” kata Vialle.

“Pada lap terakhir di balapan pertama, saya hampir menangis dan perasaan saya menjadi campur aduk. Memenangkan titel sungguh mengesankan.”

Pada balapan kedua di MXGP Pietramurata, Viella hanya finis di urutan ke-23 karena mengalami masalah teknis pada motornya.

Namun, hal tersebut tak memengaruhi hasil untuk menjadikannya juara dunia MX2 2020. Pasalnya, poin yang telah diraihnya sudah tak dapat disusul oleh Greets yang berada di urutan kedua dalam klasemen.

“Saya tidak memiliki start yang bagus pada balapan kedua dan seseorang menghantam saya dari belakang. Itu membuat saya tak bisa bergerak,” ujar Vialle.

“Saya harus kembali ke pit untuk memperbaiki masalah pada motor, tapi saya masih bisa menyelesaikan balapan.

“Terima kasih kepada semua orang yang telah memberikan dukungan kepada saya untuk memenangkan titel MX2!”

Vialle masih memiliki tugas terakhir untuk membawa KTM juara konstruktor MXGP. Pasalnya, saat ini pabrikan asal Austria itu tertinggal 18 angka dari Yamaha sebagai pemimpin klasemen konstruktor dengan 763 poin.