VIDEO: 21 Bidan Korban Kecelakaan di Lumajang Masih Jalani Rawat Inap

Liputan6.com, Jakarta - Dari 46 korban kecelakaan bus yang ditumpangi rombongan bidan yang bertabrakan dengan truk trailer, kini tinggal 21 orang yang masih menjalani perawatan di dua rumah sakit Lumajang.

Tujuh di antaranya luka berat, dan harus menjalani operasi. Sebelumnya, kecelakaan terjadi antara bus dengan trailer yang ditumpangi rombongan bidan pulang dari kuliah di Jalan Raya Ranuyoso Jember.

Tim medis bersama petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, hingga Minggu siang, masih dirawat dan pemantauan perkembangan kondisi para bidan yang menjadi korban kecelakaan bus melawan truk trailer, di Jalan Raya Surabaya Banyuwangi di Kecamatan Ranuyoso, Lumajang.

Para korban harus menjalani rawat inap, karena luka benturan saat kecelakaan hingga menyebabkan patah tulang, memar, dan sebagian merasa pusing.

Sebanyak 21 korban yang masih menjalani rawat inap, tujuh orang di antaranya mengalami luka berat hingga kritis, dan harus dilakukan tindakan operasi tulang. Salah satunya sopir bus, atas nama Dimas Syarifuddin yang hingga kini dirawat di ruang ICU. 

Sebelumnya, rombongan bidan sepulang kuliah mengalami kecelakaan di Jalur Surabaya-Jember, di Jalan Raya Ranuyoso, Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu sore. Bus yang ditumpangi mengalami kecelakaan dengan truk trailer dari arah berlawanan.

Terdapat 40 korban mengalami luka, sebagian luka parah. Para korban dievakuasi ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.  

Kini kasus kecelakaan antara bus vs truk trailer, ditangani oleh Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Lumajang. Selain bangkai kedua kendaraan, sopir truk trailer atas nama Abbas, warga Probolinggo, saat ini tengah dilakukan pemeriksaan intensif.

Berikut video pemberitaannya pada Fokus, 13 Januari 2020