VIDEO Ahok dan Pendukung Haji Lulung Populer

TEMPO.CO, Jakarta--Video Wakil Gubernur, Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama ketika menerima pendukung Abraham 'Lulung, Lunggano  menjadi perhatian di dunia maya. Hingga Rabu, 31 Juli 2013, video yang diunggah akun Pemprov DKI ini telah dilihat lebih dari enam ribu pengunjung di YouTube.

Dalam tayangan berdurasi 39:06 ini, perwakilan demonstran yang memprotes pernyataan Ahok tentang Haji Lulung diterima di ruang rapat Wakil Gubernur. Ahok menjawab semua pertanyaan dari pendemo itu meski sempat mempertanyakan. "Saya menyinggung Haji Lulung itu singgung apa?" (Lihat video di bawah).

Ahok didemo sekelompok orang yang memprotes pernyataannya soal Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Haji Lulung Lunggana, Senin, 29 Juli 2013. Di puncak unjuk rasa, lima perwakilan massa diizinkan masuk ke ruangan Ahok--demikian Basuki biasa disapa. Di sana, mereka memaksa Ahok meminta maaf kepada Haji Lulung. (Lihat: Dipaksa Minta Maaf, Ahok Telepon Haji Lulung)

Selain pendemo, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPRD DKI Jakarta juga meradang. Sekretaris Fraksi Abdul Aziz, mengatakan fraksinya mengajukan surat kepada Ketua DPRD meminta Menteri Dalam Negeri agar memberikan teguran dan/atau peringatan keras kepada Ahok.

Menurut Aziz, FPPP menilai sejumlah pernyataan dan sikap arogansi Ahok sering menimbulkan kontroversi sehingga tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Pasal 27 butir f di mana kepala daerah dan wakil kepala daerah berkewajiban menjaga etika dan norma dalam penyelenggaraan pemerintahan. (Baca juga: Bela Lulung, PPP Minta Mendagri Tegur Ahok dan Ahok-Lulung Berseteru, Ini Kata Kemendagri)

Perseteruan dengan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama ‘Ahok’ tidak membuat ibadah Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham ‘Lulung’ Lunggana terganggu. Dia pun memilih untuk menjalankan ibadah umrah ke Tanah Suci pada bulan Ramadan tahun ini. Hal itu dikonfirmasi oleh salah seorang staf ahli Lulung kepada Tempo, Selasa, 30 Juli 2013.

YANDI

Berita terkait:

Profil Lulung Lunggana, Bisnis Keras di Tanah Abang

Ahok-Lulung Berseteru, Ini Kata Demokrat

Ahok: Pasar Tanah Abang Bukan Punya Emak Mereka

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.