VIDEO: Antar Liverpool Juara Premier League, Ini Raihan Trofi Jurgen Klopp Sepanjang Karier

- Jurgen Klopp mengantarkan Liverpool menjadi juara Premier League 2019-2020. Apa lagi raihan trofi yang pernah diraih pelatih asal Jerman tersebut sebelumnya?

Torehan prestasi juara mentereng yang diraih pertama kali oleh Jurgen Klopp adalah membawa Borussia Dortmund menjadi juara Bundesliga musim 2010-2011. Klopp mengantarkan Dortmund menjadi juara liga setelah bersama mereka selama dua musim. Die Borussen menjadi juara setelah menempati posisi puncak klasemen dengan koleksi 75 poin. Mereka unggul dari peringkat kedua Bayer Leverkusen (68 poin) dan Bayern Munchen (65 poin). Dortmund meraih 23 kali kemenangan, enam kali hasil imbang, dan lima kekalahan.

Tidak hanya satu musim saja, Dortmund musim berikutnya kembali menjadi juara Bundesliga. Saat itu, pasukan Jurgen Klopp meraih 81 poin dengan 25 kali kemenangan, enam hasil imbang, tiga kekalahan. Die Schwarzgelben unggul dari posisi kedua klasemen Bayern Munchen yang mengumpulkan 73 poin dan peringkat ketiga, Schalke (64 poin).

Pada Oktober 2015, Klopp menjadi manajer Liverpool. Bersama The Reds, pelatih 53 tahun tersebut meraih gelar pertamanya pada Juni 2019. Liverpool menjadi juara Liga Champions setelah mengalahkan Tottenham Hotspur pada partai final dengan skor 2-0. Torehan tersebut menjadi spesial karena Jordan Henderson, dkk. pada musim sebelumnya juga melangkah ke final Liga Champions. Namun, mereka takluk dari Real Madrid dengan skor 1-3 di Olimpiyskiy Stadium di Kiev, Ukraina, pada Mei 2018.

Kini, masih ada tujuh laga tersisa, tetapi Liverpool sudah juara. Rekor sebelumnya dipegang Manchester United (1907-1908 dan 2000-2001), Everton (1984-1985) dan Manchester City (2017-2018) yang mengunci gelar juara dengan tersisa lima pertandingan lagi.

Gelar juara Premier League menjadi milik Liverpool setelah rival terdekatnya Manchester City, yang berada di peringkat kedua klasemen sementara, kalah 1-2 saat dijamu Chelsea di Stamford Bridge. Kekalahan City tersebut membuat perolehan poin pasukan Jurgen Klopp tidak lagi bisa dikejar dengan keunggulan selisih 23 poin.